Dampak Asap Karhutla Ancam Masyarakat dan Satwa, Ini Langkah yang Diambil Pemerintah
Penyelematan orangutan yang terdampak asap karhutla.(dok.istimewa)

KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) memperkuat perlindungan satwa liar, khususnya orangutan, dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Selain mengantisipasi api yang mendekati habitat, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk menjaga kesehatan orangutan dari dampak asap. Menteri Kehutanan Raja Antoni mengatakan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada masyarakat yang terdampak asap, perlindungan juga diberikan kepada satwa.

Menurut Menhut Raja Antoni, sejak awal pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi yang memiliki pengalaman di lapangan dalam penanganan orangutan, termasuk Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) dan Orangutan Foundation International (OFI).

“Jadi sejak awal kita sudah koordinasi dengan teman-teman pecinta satwa, organisasi yang memang punya pengalaman di lapangan, baik BOSF, OFI dan lain-lain, yang ada di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur,” kata Menhut Raja Antoni, di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, dalam keterangan resmi Rabu (13/10).

Di Nyaru Menteng, Menhut Raja Antoni melihat langsung kondisi orang utan yang mendapatkan perawatan. Salah satunya yakni bayi orang utan bernama Novita yang diselamatkan dari karhutla, bayi orang utan Novita saat ini mendapatkan perawatan karena mengalami luka di kakinya.

Menhut Raja Antoni mengatakan, antisipasi dampak karhutla terhadap satwa dilakukan melalui peningkatan patroli. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah kebutuhan untuk penanganan apabila orangutan terdampak asap, termasuk obat penenang untuk evakuasi, oksigen, hingga nebulizer untuk membantu sistem pernapasan.

“Sudah kita siapkan juga untuk sedatif atau anestesi untuk kalau harus melakukan evakuasi, kemudian oksigen, nebulizer,” ujarnya.

Selain perlindungan kesehatan, pemerintah juga memperkuat perlindungan kawasan rehabilitasi orangutan serta membantu kebutuhan peralatan pemadaman. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan karhutla tidak meluas dan mengancam kawasan inti habitat orangutan. Menhut menegaskan pemerintah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, Kemenhut, BPBD, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait terus berupaya menahan pergerakan api agar tidak masuk ke zona inti. (Ant/P-3)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *