Lolos Uji Ekstrem NASA JPL, Wahana Griffin-1 Siap Mendarat di Bulan
Duri-duri busa panjang yang menyerap gelombang suara dan gelombang elektromagnetik menutupi dinding ruang anechoik khusus di JPL tempat Griffin-1 milik Voyager Technologies menjalani pengujian interferensi elektromagnetik dan kompatibilitas elektromagnetik(NASA/JPL-Caltech)

WAHANA pendarat komersial yang berada di garda terdepan upaya NASA untuk membangun Moon Base, pos terdepan pertama manusia di Bulan, resmi dinyatakan siap meluncur. Wahana bernama Griffin Mission One (Griffin-1) milik Voyager Technologies tersebut sukses melewati serangkaian pengujian ekstrem di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA di California Selatan.

Pengujian ketat yang dilakukan meliputi simulasi suhu ekstrem, kondisi hampa udara ruang angkasa, guncangan hebat, hingga suara gemuruh dahsyat saat peluncuran. Hasil pengujian mengonfirmasi bahwa wahana Griffin-1 siap bertahan menghadapi kondisi keras selama penerbangan antariksa.

Sebagai bagian dari inisiatif Commercial Lunar Payload Services (CLPS) NASA dalam program Moon Base, Griffin-1 dijadwalkan meluncur akhir tahun ini menggunakan roket Falcon Heavy milik SpaceX. Wahana kategori infrastruktur ini akan membawa kargo seberat lebih dari 455 kilogram (1.100 pon) menuju Kawah Nobile di dekat Kutub Selatan Bulan.

Griffin-1 mengangkut 10 demonstrasi sains dan teknologi dari enam negara, termasuk kargo komersial terbesar yang pernah dikirim ke Bulan, yaitu rover FLIP (FLEX Lunar Innovation Platform) buatan Astrolab.

“Laboratorium Pengujian Lingkungan NASA JPL telah menguji robot penjelajah sejak program Ranger memberi kita pemandangan permukaan Bulan dari dekat untuk pertama kalinya pada pertengahan 1960-an. Kami bangga dapat memberikan keahlian dan fasilitas kami untuk mendukung fase baru eksplorasi Bulan komersial ini,” ujar Charles Whetsel, Manajer Kantor Pengembangan Sistem Eksplorasi di JPL.

Rangkaian Pengujian Ketat Griffin-1

Proses pengujian dimulai sejak Juli lalu setelah wahana setinggi 1.265 kilogram tersebut dikirim melalui jalan darat dari fasilitas manufaktur Voyager Lunar Systems di Pittsburgh ke JPL. Para insinyur memutar wahana di atas meja khusus untuk mengukur sifat massanya guna memastikan kestabilan navigasi saat terbang dan mendarat.

Untuk memastikan komponen elektronik tidak saling mengganggu, Griffin-1 diuji di dalam ruang anekoik (anechoic chamber) yang dilapisi tonjolan busa penyerap suara dan gelombang elektromagnetik.

Guncangan meluncur ke luar angkasa disimulasikan menggunakan shaker table dalam tiga arah dengan intensitas yang makin meningkat. Sementara itu, gemuruh peluncuran ditiru menggunakan klakson raksasa bertekanan gas nitrogen yang menembakkan gelombang suara hingga 153 desibel di dalam ruang akustik tertutup.

Tahap akhir pengujian berlangsung di 25-Foot Space Simulator, sebuah ruang vakum termal bersejarah di JPL. Di dalam fasilitas tersebut, Griffin-1 dipanggang pada suhu hingga 75 derajat Celsius (167 derajat Fahrenheit) dan dibekukan hingga minus 100 derajat Celsius (minus 148 derajat Fahrenheit) selama dua minggu untuk mensimulasikan dinamika suhu ekstrem di luar angkasa dan permukaan Bulan.

“Griffin-1 dibangun untuk tujuan bersejarah: menyampaikan infrastruktur dan kemampuan ke Bulan. Melihat wahana antariksa ini menyelesaikan pengujian lingkungan yang menuntut ini merupakan tonggak sejarah penting karena membuktikan bahwa Griffin-1 siap untuk perjalanan ekstrem di depan: peluncuran, melintasi ruang angkasa dalam, hingga ke Kutub Selatan Bulan,” kata John Thornton, Executive Vice President Voyager. “Wahana antariksa ini mewakili era baru eksplorasi Bulan komersial, di mana misi seperti Griffin-1 meletakkan dasar bagi Moon Base dan membantu mengubah eksplorasi Bulan yang berkelanjutan dari sebuah visi menjadi kenyataan.”

Setelah menyelesaikan seluruh tahapan uji di JPL, Griffin-1 telah dikembalikan ke fasilitas Voyager Lunar Systems untuk perakitan akhir sebelum dikirim ke Cape Canaveral guna persiapan peluncuran. (NASA/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *