
KEPALA Tim Mercedes, Toto Wolff, secara terbuka menyatakan kekhawatirannya terhadap perkembangan pesat power unit dan performa keseluruhan tim Red Bull Racing. Wolff menilai tim asal Austria tersebut kini menjadi ancaman serius bagi Mercedes di sisa seri balapan musim ini.
Kekhawatiran Wolff didasari oleh hasil positif yang diraih Red Bull dalam dua seri terakhir. Ia memberikan apresiasi tinggi atas efektivitas pengembangan mobil yang dilakukan oleh rival utamanya tersebut.
“Kamu perlu mengapresiasi untuk apa yang dilakukan oleh Red Bull pada musim ini, bagaimana mereka mengembangkan mobil dan bagaimana mereka bisa mendapatkan performa,” ujar Toto Wolff sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1, Rabu (14/10).
Kebangkitan Max Verstappen
Selain faktor teknis kendaraan, Wolff juga menyoroti performa pembalap utama Red Bull, Max Verstappen. Pembalap asal Belanda tersebut dinilai telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya di lintasan setelah berhasil mengamankan podium pertama di dua Grand Prix (GP) terakhir secara berturut-turut.
Kemenangan Verstappen di GP Bahrain dan GP Singapura menjadi sinyal bahaya bagi Mercedes. Di sisi lain, tim pabrikan Jerman tersebut justru tengah berjuang keras untuk mengembalikan level kompetitif dua pembalap mereka, George Russell dan Kimi Antonelli.
| Seri Balapan | Pemenang | Tim |
|---|---|---|
| GP Bahrain | Max Verstappen | Red Bull Racing |
| GP Singapura | Max Verstappen | Red Bull Racing |
Fokus Menuju GP Amerika Serikat
Menghadapi tantangan ini, Wolff berharap paket pengembangan terbaru Mercedes dapat segera memberikan dampak instan di lintasan. Ia memprediksi bahwa persaingan sengit ini tidak hanya terjadi di sisa musim ini, tetapi akan memuncak pada tahun depan.
“Mari kita lihat kapan pengembangan kami dapat berhasil dengan harapan mulai bekerja secepatnya, apakah kami bisa bersaing melawan dia (Verstappen). Tapi satu hal yang pasti, tahun depan akan menjadi pertarungan sejati melawan Red Bull,” tegas Wolff.
Ujian terdekat bagi Mercedes akan tersaji pada ronde ke-18 dalam seri GP Amerika Serikat. Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Oktober mendatang, di mana Mercedes dituntut untuk tampil maksimal guna membendung dominasi Red Bull. (Ant/Z-1)
