Oscar Bruzon Evaluasi Transisi dan Bola Mati Bhayangkara FC Jelang Lawan Madura United
Pelatih Bhayangkara FC Oscar Bruzon (kanan)(Ant/Dian Hadiyatna)

PELATIH Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menegaskan bahwa timnya tengah bekerja keras memperbaiki dua aspek krusial, yakni transisi permainan dan antisipasi bola mati. Evaluasi mendalam ini dilakukan sebagai persiapan matang sebelum mereka bertandang ke markas Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (16/10).

Langkah ini diambil Bruzon demi meningkatkan performa tim agar mampu tampil lebih kompetitif di papan klasemen.

“Kami mencoba memperbaiki bagian itu karena kami ingin menjadi tim yang dominan, yang ingin memenangkan lebih banyak pertandingan,” ujar Bruzon sebagaimana dikutip dari laman I.League, Senin (12/10).

Evaluasi Kolektif Seluruh Lini

Menariknya, Bruzon menekankan bahwa kelemahan dalam bertahan bukan semata-mata tanggung jawab barisan belakang. Pelatih asal Spanyol tersebut menuntut keterlibatan seluruh elemen tim dalam menjaga kedalaman saat kehilangan bola maupun menghadapi situasi bola mati lawan.

“Tentu saja kami harus lebih konsisten dan efisien dalam bertahan. Dan ini bukan hanya tentang lini pertahanan, ini tentang semua pemain di momen bertahan atau tahap bertahan,” tegasnya.

Ia menginginkan adanya kesatuan visi antarpemain, dengan penyerang dan gelandang juga memiliki tanggung jawab besar untuk menutup ruang sebelum lawan mampu mengeksploitasi area pertahanan Bhayangkara FC.

Belajar dari Kesalahan Kontra Arema FC

Dasar dari evaluasi ketat ini adalah hasil imbang 2-2 saat menghadapi Arema FC pada laga sebelumnya. Bruzon mengungkapkan kekecewaannya karena skema yang telah disiapkan justru jebol oleh dua aspek yang sebenarnya sudah diantisipasi sejak awal.

Menurut Bruzon, timnya sebenarnya sudah menyiapkan rencana taktis khusus untuk meredam transisi cepat Arema dan menghindari kebobolan dari situasi bola mati. Namun, implementasi di lapangan belum berjalan sempurna.

“Gol pertama adalah transisi Arema, dan gol kedua adalah set piece Arema,” ungkap Bruzon secara blak-blakan mengenai penyebab kegagalan timnya meraih poin penuh di laga tersebut.

Statistik Bhayangkara FC:

  • Peringkat Klasemen: 10
  • Poin: 6
  • Jumlah Pertandingan: 4
  • Hasil Terakhir: Imbang 2-2 vs Arema FC

Saat ini, Bhayangkara FC masih tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari empat pertandingan yang telah dijalani. Laga melawan Madura United menjadi momentum penting bagi The Guardian untuk membuktikan hasil evaluasi Bruzon dan merangkak naik ke papan atas klasemen. (Ant/Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *