
MEMBANGUN kekayaan bersih (net worth) merupakan proses panjang. Memahami angka tersebut bukan sekadar soal nominal, melainkan instrumen penting untuk melacak kemajuan finansial dan menetapkan tujuan jangka panjang.
Menurut perusahaan investasi Fidelity, mengetahui kekayaan bersih juga membantu membangun kebiasaan finansial yang solid. “Orang-orang dari semua tingkat pendapatan dapat berupaya membangun kekayaan bersih yang positif dengan menabung, melunasi utang, dan berpotensi melalui investasi,” tulis Fidelity.
Mengapa Angka Median Lebih Penting?
Data kekayaan bersih biasanya disajikan dalam bentuk rata-rata (average) atau median. Namun, angka median dianggap lebih mencerminkan realitas karena mewakili titik tengah (persentil ke-50) dari suatu kelompok.
Angka rata-rata sering kali menyesatkan karena dapat dipengaruhi secara ekstrem oleh kelompok orang yang sangat kaya (ultra-wealthy) atau mereka yang memiliki utang sangat besar. Sebagai contoh, jika ada lima orang dengan kekayaan masing-masing Rp20 miliar, Rp15 miliar, Rp100 juta, Rp50 juta, dan Rp45 juta, rata-ratanya menjadi Rp7,04 miliar.
Namun, mediannya sebesar Rp100 juta. Angka ini jauh lebih akurat dalam menggambarkan distribusi kekayaan kelompok tersebut.
Daftar Kekayaan Bersih Median Berdasarkan Generasi (Data 2025)
Berdasarkan data terbaru tahun 2025 dari Fidelity, kekayaan bersih cenderung meningkat seiring bertambah usia. Hal ini terjadi karena konsumen memiliki lebih banyak waktu untuk mengumpulkan aset dan melunasi utang. Berikut rinciannya:
- Gen Z / Milenial Muda: US$39.000 (sekitar Rp612 juta)
- Milenial / Gen Z Senior: US$135.000 (sekitar Rp2,1 miliar)
- Gen X / Milenial Senior: US$247.200 (sekitar Rp3,8 miliar)
- Baby Boomers / Gen X Senior: US$364.500 (sekitar Rp5,7 miliar)
- Boomers Senior / Silent Generation: US$335.600 (sekitar Rp5,2 miliar)
Kekayaan bersih biasanya mulai menurun setelah usia 75 tahun karena individu mulai menarik dana pensiun untuk membiayai kebutuhan hidup dan umumnya sudah tidak lagi memiliki penghasilan aktif.
Langkah Membangun Kekayaan Bersih
Meningkatkan kekayaan bersih adalah proses metodis. TD Bank mencatat bahwa tren kekayaan bersih yang meningkat merupakan indikator masa depan finansial yang lebih aman. Berdasarkan rekomendasi ahli investasi dari Securities and Exchange Commission (SEC), berikut tiga langkah awal yang krusial:
1. Bangun Dana Darurat
Tabungan ini khusus untuk pengeluaran tak terduga. Target idealnya ialah memiliki dana yang cukup untuk menutup biaya hidup selama tiga hingga enam bulan guna meminimalkan dampak darurat finansial terhadap aset Anda.
2. Pahami Pengeluaran Anda
Kunci sukses finansial adalah memahami arus kas masuk dan keluar. Dengan mengetahui pengeluaran bulanan, Anda dapat menyusun anggaran yang memberikan ruang untuk menabung dan berinvestasi.
3. Investasi Secara Rutin
Menyisihkan 5 hingga 10 persen dari gaji secara konsisten dapat memberikan dampak besar. Meskipun investasi memiliki risiko, cara ini memberikan peluang lebih besar untuk menciptakan kekayaan seiring berjalannya waktu dibandingkan hanya menyimpan uang di bank.(The Independent/I-2)
