Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel Padamkan Karhutla di Kalteng dan Sumsel.
ilustrasi(Antara)

PEMERINTAH mengerahkan lebih dari 60.000 personel gabungan untuk memperkuat operasi darat penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa daerah, dengan fokus utama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas mengenai penanganan Karhutla di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10) malam.

“Saat ini fokus utama tertuju pada dua provinsi, yaitu Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Operasi darat didukung sebanyak 60.177 personel gabungan dari Damkar, TNI, Polri, Kementerian Kehutanan, Dinas Kehutanan Daerah, dan relawan,” jelas Seskab Teddy di Jakarta, Selasa (13/10).

Dalam laporan kepada Presiden Prabowo, tercatat pemadaman saat ini masih terus berlangsung di atas lahan seluas total 639 hektare yang tersebar di enam provinsi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Tingkat keberhasilan pemadaman darat menunjukkan hasil yang cukup signifikan, yakni rata-rata di atas 80 persen dari luas lahan baru yang terbakar setiap harinya. Selain jalur darat, pemerintah juga mengoptimalkan operasi udara menggunakan helikopter dan pesawat untuk strategi pemboman air (water bombing).

Sementara itu, wilayah Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan mulai menunjukkan perkembangan membaik. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus dipacu untuk memanfaatkan potensi awan hujan menjelang masuknya musim penghujan secara merata pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

Dalam ratas tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan jajaran Menko Polkam Dudung Abdurachman, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko PMK Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk mengerahkan seluruh sumber daya secara optimal guna mempercepat pemadaman total serta mencegah meluasnya titik api baru.

(Ant/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *