BTN dan MilikiRumah Umumkan Persetujuan Bagi Peserta PraKPR dengan Teknologi Rightkey AI
Customer Gathering menghadirkan calon pembeli saat presentasi.(DOK MILIKIRUMAH )

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) bersama MilikiRumah mengumumkan penerapan In-Principle Approval (persetujuan) bagi peserta Rent-to-Own yang ditawarkan melalui  MilikiRumah. Melalui acuan In-Principal Approval ini, calon pembeli rumah yang profilnya belum sepenuhnya siap untuk pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) dapat memahami potensi pembiayaan yang bisa didapat sekaligus langkah perbaikan yang perlu dilakukan.

Skema Rent-toOwn dari MilikiRumah yang diberi nama PraKPR ini merupakan program yang membuka kesempatan bagi calon pembeli untuk menempati rumah pilihan sambil mempersiapkan diri menuju pengajuan KPR. Dalam program ini, teknologi kecerdasan buatan MilikiRumah yang dikembangkan oleh Rightkey AI digunakan untuk membantu menilai kesiapan peserta berdasarkan riwayat kredit, rasio kemampuan mencicil, serta faktor relevan lainnya.

Hasil penilaian tersebut memberikan gambaran kategori kesiapan peserta, termasuk peserta dengan profil yang masih perlu diperbaiki. Bagi peserta dalam kategori tersebut, sistem MilikiRumah yang merupakan anak usaha Rightkey AI asal Singapura, mengidentifikasi target perbaikan yang perlu diselesaikan agar profil keuangan mereka semakin mendekati kriteria KPR Bank BTN.

“Rightkey AI membangun teknologi yang membantu menerjemahkan data keuangan menjadi penilaian kesiapan dan langkah perbaikan yang dapat dipahami. Melalui MilikiRumah, teknologi tersebut diterapkan untuk membantu pengembang dan calon pembeli mengambil keputusan yang lebih terinformasi sepanjang proses persiapan menuju pengajuan KPR,” ujar CEO MilikiRumah dan Rightkey AI, Winston Lee.

Dalam customer gathering yang digelar akhir pekan lalu di Darmawangsa Residence, Tambun Utara, Bekasi, Bank BTN menjelaskan bahwa peserta PraKPR MilikiRumah akan dibekali surat In-Principle Approval. Surat ini menjadi kerangka acuan yang menunjukkan estimasi plafon maksimal KPR Bank BTN yang berpotensi diperoleh peserta, sekaligus target perbaikan profil yang perlu dicapai untuk meningkatkan peluang persetujuan pembiayaan.

“Melalui In-Principle Approval, peserta PraKPR memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai potensi plafon pembiayaan sekaligus target yang perlu dicapai. Kami berharap acuan ini dapat menumbuhkan keyakinan dan motivasi peserta untuk memperbaiki profil hingga memenuhi persyaratan KPR Bank BTN,” kata perwakilan Mortgage and Secured Loan Division (MSLD) Bank BTN, Jairo Sibarani.

Dengan adanya acuan yang lebih terstruktur, peserta PraKPR tidak hanya mengetahui posisi kesiapan mereka saat ini, tetapi juga memperoleh arah yang jelas mengenai langkah berikutnya. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi calon pembeli yang memiliki komitmen, namun masih membutuhkan waktu dan pendampingan untuk memperbaiki profil keuangan.

“Banyak calon pembeli memiliki kemampuan dan komitmen untuk mencicil rumah, tetapi profil mereka belum sepenuhnya siap untuk proses KPR. Melalui teknologi AI dan pendampingan yang terarah, PraKPR membantu peserta memahami posisi mereka, menyelesaikan langkah-langkah perbaikan yang terukur, dan membangun kesiapan menuju pengajuan pembiayaan rumah,” ujar Chief Commercial Officer MilikiRumah, Faizal Abdullah.

LULUS PRAKPR

Acara yang diikuti belasan calon pembeli rumah tersebut turut menghadirkan Keiza Evelyn, alumni PraKPR yang berhasil memperoleh KPR Bank BTN pada usia 22 tahun. Program yang dirancang berlangsung selama 12 bulan itu dapat diselesaikan Keiza hanya dalam lima bulan.

Keinginan Keiza memiliki rumah tumbuh dari pengalamannya berpindah-pindah kontrakan bersama orang tua sejak kecil. Untuk memperbaiki profil keuangannya, ia melunasi utang pinjaman daring, menekan pengeluaran sehari-hari, serta mencari pekerjaan dengan penghasilan yang lebih stabil dibandingkan pekerjaannya sebelumnya sebagai kasir dan barista.

Selama mengikuti PraKPR, Keiza telah menempati rumah pilihannya dan memperoleh pendampingan dari MilikiRumah. Setelah lima bulan, ia dinyatakan memenuhi syarat untuk beralih ke KPR Bank BTN dengan cicilan yang lebih ringan. (H-1)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *