Legenda Inggris Minta Man City Terima Konsekuensi atas Pelanggaran Finansial
Selebrasi pemain Man City(Paul ELLIS / AFP)

MANTAN kapten timnas Inggris Gary Lineker meminta Manchester City menerima hukuman atas pelanggaran aturan finansial Premier League jika sanksi dijatuhkan. Menurutnya, sikap tersebut penting demi menjaga kredibilitas kompetisi sepak bola Inggris.

City dinyatakan bersalah melakukan lebih dari 100 pelanggaran aturan finansial Liga Primer. Putusan tersebut dikeluarkan komisi independen setelah menemukan adanya kontrak palsu dengan sejumlah mitra komersial klub. Kesepakatan itu dinilai digunakan untuk meningkatkan pendapatan secara artifisial sekaligus menekan biaya selama periode sembilan musim, yakni dari 2009 hingga 2018.

Manchester City tetap membantah melakukan pelanggaran. Klub tersebut juga telah mengajukan banding atas putusan itu. Hingga kini, belum ada keputusan mengenai sanksi yang akan dijatuhkan.

City berpotensi menghadapi hukuman berat, mulai dari pengurangan poin, denda, hingga kemungkinan dikeluarkan dari Liga Primer.

“Jelas ini terlihat sangat buruk bagi Manchester City dan juga buruk bagi sepak bola secara keseluruhan,” kata Lineker.

Lineker menilai kasus tersebut juga dapat memperburuk tudingan mengenai adanya konspirasi di Liga Primer. Menurut dia, liga justru tidak memiliki kepentingan untuk menciptakan persoalan yang merusak reputasinya sendiri.

“Ketika mereka membicarakan teori konspirasi Premier League, Anda akan berpikir, ini sebenarnya adalah hal terakhir di dunia yang diinginkan Premier League,” ujarnya.

Mantan pemain timnas Inggris itu berharap City bersedia mengakui kesalahan dan menerima konsekuensi dari putusan tersebut.

“Saya ingin melihat Manchester City mengakui masalah ini dan mengatakan, ‘Oke, kami memang melakukan kesalahan. Demi kebaikan sepak bola, kami akan menerima apa pun hukuman yang diberikan dan melanjutkan perjalanan’,” kata Lineker.

“Hal itu akan menjadi langkah yang sangat baik dan sedikit menyelamatkan wajah mereka saat ini. Namun, tampaknya hal itu tidak mungkin terjadi,” lanjutnya.

Ketika ditanya apakah tiga gelar Liga Inggris yang diraih City dalam periode yang menjadi bagian dari kasus tersebut layak dicabut, Lineker tidak menutup kemungkinan itu terjadi.

“Saya tidak akan terkejut jika kasus ini berujung ke sana. Tetapi siapa yang akan dirugikan? Para pemain dan para suporter,” tuturnya.

Sementara itu, mantan bek City Kyle Walker mengatakan para pemain tetap akan memiliki kenangan atas keberhasilan yang mereka raih bersama klub, apa pun keputusan akhir dalam kasus tersebut.

Walker, yang memperkuat City selama delapan tahun sebelum meninggalkan klub pada 2025, mengaku situasi tersebut sulit dibicarakan karena para pemain ingin pencapaian mereka tetap dipandang sebagai hasil kerja keras yang diraih secara benar.

“Ini sesuatu yang mungkin tidak ingin kami bicarakan karena kami ingin dikenang sebagai tim yang memenangkan trofi dan memenangkannya dengan cara yang benar,” kata Walker kepada Talksport.

“Situasinya sangat sulit karena kami telah bekerja sangat keras untuk meraih trofi tersebut. Bukan hanya kami, tetapi juga para suporter. Saya melihat mereka bepergian ke berbagai penjuru Inggris dan bahkan ke Istanbul ketika kami meraih treble. Mereka juga berhak menikmati malam tersebut,” ujarnya.

(AFP/P-4)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *