
ABDUL El-Sayed, yang baru dua bulan lalu memenangkan pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat di Michigan dengan selisih tipis, kini menjadi pusat perhatian nasional. Menjelang pemilihan Senat AS yang menyisakan waktu kurang dari satu bulan, El-Sayed bertransformasi dari sosok yang sempat dianggap sebagai beban bagi Demokrat menjadi pengubah permainan (game-changer) di dalam partai.
Perhatian besar terhadap El-Sayed meningkat tajam sejak awal pekan ini, melibatkan tokoh-tokoh kunci dari kedua spektrum politik Amerika Serikat:
- Donald Trump: Dalam suatu rapat umum, Presiden Trump mengeluhkan cara Fox News mewawancarai El-Sayed. Trump mengkritik jaringan tersebut karena membiarkan El-Sayed berbicara tanpa perlawanan yang berarti. “Mengapa mereka menampilkan orang-orang seperti ini di jaringan televisi kita?” ujar Trump.
- Alexandria Ocasio-Cortez (AOC): Anggota DPR dari New York ini memberikan pujian tinggi dalam suatu acara pribadi. Menurut laporan New York Times, AOC menyatakan bahwa kemenangan El-Sayed di Michigan akan merombak seluruh kalkulasi politik di Amerika. “Jika Abdul bisa menang di Michigan, siapa pun bisa menang di mana saja,” tegasnya.
- Barack Obama: Mantan Presiden AS ini mengumumkan rencana untuk berkampanye langsung bersama El-Sayed di Michigan akhir bulan ini. Langkah ini memberikan legitimasi besar dari kemapanan Demokrat, mengingat El-Sayed sebelumnya kurang mendapat dukungan saat melawan anggota DPR Haley Stevens di tahap primary.
Selain Obama, Wakil Presiden Kamala Harris juga telah turun ke lapangan untuk berkampanye bersama El-Sayed, memperkuat barisan dukungan Demokrat di negara bagian kunci tersebut. (The Wall Street Journal/I-2)
