Karhutla di Jawa Barat Capai 719 Hektare, Sumedang Wilayah Terparah
Petugas Disdamkarmat Kabupaten Bandung saat memadamkan kebakaran lahan di Gunung Paseban, Kabupaten Bandung, Jawa Barat(Dok Pemkab Bandung)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Jawa Barat terus meluas seiring musim kemarau yang masih berlangsung. Hingga pekan ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak 441 kejadian karhutla telah melanda berbagai titik di provinsi tersebut.

Juru Bicara BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, mengungkapkan bahwa total luas lahan yang terdampak telah mencapai ratusan hektare. “Luas kawasan yang sudah dilumat api mencapai 719,03 hektare tersebar di kabupaten dan kota. Karhutla terjadi di 299 desa dan kelurahan pada 175 kecamatan,” ujar Hadi pada Rabu (7/10).

Sumedang Jadi Wilayah Paling Terdampak

Berdasarkan data BPBD, Kabupaten Sumedang menjadi wilayah yang paling sering dilanda kebakaran dengan total 75 kejadian selama musim kemarau ini. Selain Sumedang, beberapa daerah lain juga mencatatkan angka kejadian yang tinggi, di antaranya:

  • Kabupaten Cianjur: 55 kejadian
  • Kabupaten Ciamis: 46 kejadian
  • Kabupaten Subang: 44 kejadian

Dari sisi luasan wilayah yang terbakar, Kabupaten Sumedang kembali menduduki posisi tertinggi dengan areal terdampak mencapai 141,56 hektare. Disusul oleh Kabupaten Subang seluas 98,13 hektare, Kabupaten Ciamis 87,85 hektare, dan Kabupaten Majalengka seluas 77,94 hektare.

Peringatan BPBD: Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, potensi karhutla dinilai masih tinggi. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, pembakaran sampah, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

BPBD Jawa Barat terus meminta masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah pemicu api, mengingat kondisi vegetasi yang masih kering di beberapa titik rawan kebakaran. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *