Spanyol 42 Laga tanpa Kalah, Lolos ke Perempat Final UEFA Nations League
Gelandang timnas Spanyol Mikel Merino berusaha melewati hadangan dua pemain timnas Kroasia di laga UEFA Nations League.(AFP/JORGE GUERRERO)

SPANYOL memastikan tiket ke perempat final UEFA Nations League setelah mengalahkan tuan rumah Kroasia 2-1 di Split, Rabu (7/10) dini hari WIB. Mikel Merino menjadi penentu kemenangan La Roja lewat dua gol yang dicetak setelah turun dari bangku cadangan.

Kroasia lebih dulu membuka keunggulan melalui Ivan Perisic. Namun, Spanyol bangkit setelah jeda dan Merino menyamakan kedudukan pada menit ke-61. Gelandang tersebut kemudian mencetak gol keduanya dua menit sebelum waktu normal berakhir untuk membalikkan keadaan.

Kemenangan itu sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan. Tim asuhan Luis de la Fuente juga menyapu bersih empat laga Grup A3 dan kini memimpin klasemen dengan keunggulan tiga poin atas Inggris.

“Saya sangat senang bisa membantu tim. Ini pertandingan lain ketika giliran saya mencetak gol dari bangku cadangan,” kata Merino kepada TVE.

“Saya akan selalu tampil dengan sikap terbaik meski frustrasi karena tidak bisa bermain lebih banyak. Namun, tim ini adalah sebuah keluarga dan hal itu selalu terlihat,” lanjutnya.

Kroasia tampil agresif sejak awal setelah sebelumnya dipermalukan Inggris 0-7. Tekanan tuan rumah membuat kiper Spanyol Unai Simon beberapa kali harus bekerja keras.

Simon menggagalkan sundulan Josip Stanisic pada awal pertandingan. Namun, dia tidak mampu mencegah gol Perisic. Simon sempat menepis tembakan Igor Matanovic, tetapi Perisic bergerak paling cepat untuk menyambar bola muntah dengan sundulan.

“Kami memulai pertandingan dengan tertidur. Kami membutuhkan waktu untuk menyamai tempo permainan mereka,” ujar bek Spanyol Marc Cucurella.

Kroasia hampir menggandakan keunggulan setelah kesalahan operan Simon di area pertahanan membuat pemain tuan rumah merebut bola. Beruntung bagi Spanyol, Simon kembali mampu mengamankan tembakan Matanovic.

Spanyol meningkatkan tekanan setelah turun minum. Lamine Yamal sempat mendapatkan peluang setelah menerobos pertahanan Kroasia, tetapi kehilangan keseimbangan setelah melewati kiper Dominik Livakovic.

De la Fuente kemudian memasukkan Merino pada awal babak kedua. Keputusan itu terbukti tepat. Pada menit ke-61, Merino menyelesaikan umpan Dani Olmo dengan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan Livakovic.

Kroasia semakin kesulitan mempertahankan keunggulan setelah Perisic menerima kartu kuning kedua karena menjatuhkan Cucurella. Bermain dengan 10 pemain, Kroasia akhirnya kembali kebobolan.

Merino menjadi mimpi buruk tuan rumah. Dua menit sebelum waktu normal berakhir, mantan pemain Real Sociedad itu melakukan putaran cepat sebelum melepaskan tembakan keras yang menembus gawang Livakovic. De la Fuente memberikan pujian khusus kepada Merino yang kembali menunjukkan efektivitasnya sebagai pemain pengganti.

“Merupakan kehormatan bagi saya melatih pemain seperti dia. Dia sudah menunjukkan dengan sangat jelas mengapa saya akan membawanya ke Piala Dunia, bahkan jika harus menggendongnya,” kata De la Fuente.

Bagi Spanyol, kemenangan tersebut memastikan kelolosan ke babak delapan besar dengan dua pertandingan masih tersisa. Mereka selanjutnya menghadapi Republik Ceko di kandang lawan sebelum menjamu Inggris di Madrid. Merino menegaskan Spanyol tidak akan terlena dengan rentetan hasil positif yang mereka raih.

“Kami melihat ke atas, tetapi tetap berpijak di tanah. Kami harus rendah hati karena ada pertandingan seperti hari ini ketika rentetan tidak terkalahkan itu bisa saja berakhir,” ujarnya.

(AFP/P-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *