
PARA pemeran utama film horor-drama terbaru bertajuk Putri Jangan Gentayangan Lagi, yakni Denisha, Fadi Alaydrus, dan Bintang Agara, membagikan pengalaman serta tantangan mereka selama proses syuting. Film garapan sutradara kondang Rizal Mantovani ini menuntut para aktor untuk keluar dari zona nyaman, mulai dari penguasaan logat daerah hingga ketahanan fisik dalam adegan aksi.
Bagi Denisha, memerankan karakter Alana memberikan kesan tersendiri. Alana digambarkan sebagai sosok yang keras dan bertanggung jawab, namun memiliki sisi penakut. Denisha mengaku merasa sangat dekat dengan karakter ini karena adanya kesamaan latar belakang personal.
“Kalau karakterku di sini sebenarnya mungkin bukan yang beda jauh banget menurutku, karena si Alana ini juga jarak umurnya dengan aku asli juga enggak terlalu jauh. Terus banyak relate-nya, kayak aku dan Alana sama-sama anak tengah,” ujar Denisha, dikutip, Rabu (7/10/2026).
Sebagai proyek horor pertamanya, Denisha merasakan perbedaan signifikan dibandingkan genre drama yang biasa ia geluti. Ia menyoroti betapa mengurasnya stamina dan energi karena banyaknya persiapan teknis.
Di bawah arahan Rizal Mantovani, ia belajar bahwa ketakutan dalam film horor harus dibangun secara organik sejak proses pengambilan gambar.
“Mas Rizal beneran ngajarin kalau tensi ketakutannya tuh emang harus di-building dari pengambilan syutingnya. Kayak kita melangkahkan kakinya aja udah harus building tension,” tambahnya.
Logat Ngapak dan Aksi Praktikal
Tantangan berbeda dihadapi oleh Fadi Alaydrus yang memerankan tokoh Wira. Ia dituntut untuk konsisten menggunakan logat Betawi Ngapak, sebuah elemen yang membedakan peran ini dari karakter-karakter sebelumnya. Selain bahasa, Fadi juga harus menjaga stamina ekstra untuk adegan pertarungan yang intens.
“Tantangan aku di sini lebih di scene fight battle, terus juga sama bahasa ngapak yang harus aku bikin konsisten selama syuting. Terus juga gimana caranya buat ngejaga stamina sepanjang take di saat scene akhir yang lumayan panjang,” jelas Fadi.
Senada dengan Fadi, Bintang Agara yang berperan sebagai Taufik mengungkapkan bahwa film ini meminimalisir penggunaan CGI dan lebih mengedepankan efek praktikal. Hal ini membuat para aktor harus melakukan adegan benturan secara nyata untuk mendapatkan hasil yang autentik.
“Jadi kita semua harus real akting berbenturan. Pokoknya action-action-nya tuh real lah, banyak praktikal, less CGI. Itu tantangan tersendiri karena ini pertama kalinya aku yang banyak teknikal,” kata Bintang.
Informasi Produksi Film
Film Putri Jangan Gentayangan Lagi diadaptasi dari cerita viral di sebuah podcast YouTube. Kisahnya berpusat pada tokoh Putri (Kawai Labiba) yang kembali ke rumah dalam kondisi sakit parah sambil membawa bayi, hingga akhirnya meninggal secara mengenaskan dan menjadi arwah gentayangan yang meresahkan warga kampung.
| Detail Film | Keterangan |
|---|---|
| Judul | Putri Jangan Gentayangan Lagi |
| Sutradara | Rizal Mantovani |
| Pemeran Utama | Denisha, Fadi Alaydrus, Bintang Agara |
| Pemeran Pendukung | Kinaryosih, Kawai Labiba, Matacha Parengkuan, Fatimah Habsy |
| Tanggal Rilis | 5 November 2026 |
| Genre | Horor-Drama |
Film ini dijadwalkan akan menghantui layar bioskop di seluruh Indonesia mulai 5 November 2026 mendatang. (Ant/Z-1)
