Revitalisasi Blok M, 334 Tenan Bakal Direlokasi Sementara ke Satu Tempat
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MI/Mohamad Farhan Zhuhri)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tetap berjalan normal meskipun proses revitalisasi total akan segera berlangsung. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan pusat kegiatan masyarakat yang tidak boleh terhenti operasionalnya.

“Blok M enggak boleh berhenti, Blok M enggak boleh napasnya itu tidak tersambungkan. Jadi Blok M itu harus ada terus karena memang di sini seluruh aktivitas sekarang ini tidak pernah terputus,” ujar Pramono saat meninjau lokasi di Jakarta Selatan, Selasa (6/10).

Pramono telah menginstruksikan PT MRT Jakarta, selaku penanggung jawab kawasan, untuk menjamin kelancaran aktivitas publik selama masa pembangunan. Hal ini mencakup keberlangsungan usaha para penyewa (tenant) serta akses transportasi umum di wilayah tersebut.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema transisi bagi 334 tenant yang saat ini aktif beroperasi di Blok M. Skema ini dirancang agar roda ekonomi para pedagang tidak terputus saat pengerjaan fisik dimulai.

“Sebelum groundbreaking, kami menjamin semua tenant ada 334, itu kami lakukan transisi. Transisi nanti tempatnya kami lakukan di satu tempat posisinya,” kata Tuhiyat menjelaskan mekanisme pemindahan sementara para penyewa.

Selain sektor komersial, layanan transportasi publik seperti TransJakarta dipastikan tetap beroperasi. MRT Jakarta akan berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mengatur tata letak (layout) dan rekayasa lalu lintas di sekitar area proyek.

“Pada saat pembangunan berlangsung, TransJakarta tetap berlangsung yang nanti kami akan layout bersama para UPD yang terkait, terutama Dinas Perhubungan. Itu akan terus berlangsung,” pungkas Tuhiyat. (Z-10)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *