JC-T Rilis Album Ketiga Tangent Eksplorasi Musikalitas Baru
Musikus asal Tiongkok JC-T merilis album baru berjudul Tangent.(dok. JC-T)

PEMERAN sekaligus penyanyi asal Tiongkok, JC-T, resmi menandai babak baru dalam karier musiknya dengan merilis album solo ketiga bertajuk Tangent. Album ini menjadi ruang eksplorasi musikalitas yang lebih dalam bagi sang artis, dengan menyuguhkan total 13 trek yang variatif.

Daftar lagu dalam album Tangent meliputi Dead Reflex (intro), Trouble In My DMs, Silk Sheets (versi Mandarin), Silk Sheets (versi Inggris), U&ME, Proof, Dive, Drop, Huan Huo, You Ai Chang, Bian You, dan Rise On.

Makna di Balik Nama Tangent

Pemilihan nama Tangent bukan tanpa alasan. Secara etimologi, kata ini terinspirasi dari bahasa Latin tangere yang berarti “menyentuh”. Secara konseptual, judul ini merujuk pada garis singgung dalam matematika, yang merepresentasikan titik temu dan interaksi.

Selain makna teknis, judul ini memiliki kedekatan personal bagi JC-T. Romanisasi Mandarin dari nama belakangnya, “Tan”, terkandung secara organik di dalam kata Tangent. Melalui album ini, ia ingin membedah dinamika hubungan antarmanusia.

“Album ini mengeksplorasi tema tentang diri dan hubungan antarmanusia, serta bagaimana pertemuan, benturan, dan pengalaman melihat maupun dilihat oleh orang lain dapat membentuk cara seseorang memahami dirinya,” ungkap JC-T dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Selasa (6/10).

Eksplorasi Genre dan Kolaborasi Internasional

Dalam Tangent, JC-T tidak terpaku pada satu warna musik saja. Ia menghadirkan spektrum suara yang luas, mulai dari atmospheric pop, R&B, low-slung rap, hingga contemporary dance music. Setiap lagu dirancang untuk membawa lanskap emosional yang berbeda, mencerminkan kompleksitas hubungan manusia yang sering kali penuh kontradiksi.

Keseriusan JC-T dalam proyek ini terlihat dari keterlibatan tim kreatif internasional. Pada lagu Dead Reflex, ia bekerja sama dengan talenta di balik layar yang sebelumnya pernah menangani proyek besar untuk grup K-pop ternama seperti BTS dan Blackpink. Proses produksi visual untuk lagu tersebut bahkan melibatkan pengambilan gambar intensif selama 24 jam nonstop.

Sebelum album penuh ini diluncurkan, single Proof telah lebih dulu dirilis dan mendapatkan sambutan hangat. Tercatat, lebih dari 30.000 pendengar menyimak lagu tersebut secara bersamaan secara daring pada periode awal perilisannya.

Pengalaman Imersif di 11 Kota

Merayakan peluncuran karya terbarunya, JC-T juga menghadirkan konsep experiential spaces di Tiongkok. Mulai 29 September hingga 31 Oktober, rangkaian ruang bertema Tangent hadir di 11 kota besar, termasuk Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Chengdu, Hangzhou, Chongqing, Nanjing, Xiamen, Hefei, dan Shenyang.

Ruang interaktif ini memanfaatkan elemen cermin dan instalasi khusus untuk menerjemahkan gagasan album mengenai identitas dan cara pandang ke dalam pengalaman yang lebih imersif bagi para penggemar. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *