Es di Kutub Utara Mars Ternyata Jauh Lebih Murni, Apa Dampaknya Bagi Kehidupan?
(Kiri) Mars dalam kemegahannya (Kanan) es kutub Planet Merah.(SA/DLR/FU Berlin; Tim Sains NASA MGS MOLA/NASA)

LAPISAN es air di kutub utara Planet Mars ternyata jauh lebih bersih dan tidak setebal lapisan debu yang diperkirakan para ilmuwan planet selama ini. Temuan baru ini dapat mengubah cara pandang peneliti terhadap iklim masa lalu dan masa kini di Planet Merah, sekaligus memperluas pemahaman mengenai potensi kelayakhuniannya.

“Kita tahu ada es air di wilayah sekitar kutub utara Mars, tetapi telah terjadi ketidaksepakatan secara luas mengenai seberapa berdebu es tersebut,” kata Aditya Khuller, ilmuwan planet yang memimpin penelitian tersebut.

Tingkat kebersihan es berperan penting terhadap albedo atau tingkat kemampuannya memantulkan cahaya matahari. Semakin banyak debu yang terkandung di dalam es, warnanya akan semakin gelap sehingga menyerap lebih banyak panas dan mempercepat proses peleburan. Sebaliknya, es yang murni dan cerah memantulkan lebih banyak sinar matahari, sehingga menjaga temperaturnya tetap dingin dan stabil.

Melalui pengamatan perubahan tingkat kecerahan dari waktu ke waktu, Khuller dan timnya berhasil memetakan dinamika musiman di wilayah kutub Mars.

“Dengan melihat bagaimana tingkat kecerahan berubah seiring waktu, kami menemukan ada lapisan embun beku yang terbentuk di musim dingin dan lapisan ini lebih berdebu,” jelas Khuller. “Pada musim panas Mars, lapisan itu menghilang dan menyingkapkan es yang lebih tua dan lebih bersih di bawahnya.”

Temuan ini memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai interaksi antara permukaan es dan atmosfer Mars. Siklus pembekuan serta penguapan es musiman ini memengaruhi stabilitas cadangan air di planet tersebut dari waktu ke waktu.

Selain memberikan pemahaman baru tentang sistem iklim dan evolusi atmosfer Mars, kondisi es yang lebih murni ini juga membuka perspektif baru dalam pencarian jejak kehidupan masa lalu. Stabilitas dan kemurnian lapisan es permanen ini dapat menyimpan catatan sejarah lingkungan kuno yang berpotensi mendukung kehidupan mikroba. (Space/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *