Kasus DBD Klaten 2026 Turun Signifikan, Dinkes Ingatkan PSN
Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto(MI/DJOKO SARDJONO)

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan pada tahun 2026. Hingga minggu ke-39, tercatat sebanyak 138 kasus dengan satu kematian, angka yang jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 hingga minggu ke-39, jumlah kasus DBD di Klaten mencapai 463 kasus dengan tiga orang meninggal dunia. Penurunan drastis ini menjadi indikator positif bagi upaya pengendalian penyakit menular di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Anggit Budiarto, menyatakan bahwa meskipun angka kasus mengalami penurunan tajam, masyarakat diminta untuk tidak lengah. Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan melalui optimalisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Untuk pencegahan DBD, Dinas Kesehatan Klaten terus melaksanakan kegiatan sosialisasi di masyarakat tentang bahaya penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut,” ujar Anggit kepada Media Indonesia, Senin (5/10).

Menurut Anggit, keberhasilan menekan angka kasus tahun ini tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta peran aktif juru pemantau jentik nyamuk (jumantik). Ia menegaskan bahwa gerakan PSN yang dilakukan secara serentak merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk memutus rantai perkembangbiakan jentik nyamuk pembawa virus dengue.

Kunci Pencegahan DBD:

  • Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin.
  • Optimalisasi peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
  • Semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dinas Kesehatan Klaten kembali mengingatkan bahwa PSN dan peran jumantik adalah kunci utama dalam meminimalisasi risiko penyebaran DBD. Masyarakat diharapkan tetap konsisten menjaga semangat gotong royong dalam gerakan serentak PSN agar tren penurunan kasus ini dapat terus dipertahankan.

“Kami ingatkan, bahwa PSN dan jumantik menjadi kunci pencegahan DBD. Karena itu, masyarakat diminta agar semangat gotong royong dalam gerakan serentak PSN dan jumantik tetap terjaga,” pungkas Anggit. (H-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *