Karhutla Dominasi Bencana di Majalengka Selama September 2026
Petugas memadamkan kebakaran lahan di Kabupaten Cirebon .(Dok Istimewa)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi kejadian kebencanaan selama September 2026 di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 36 kejadian kebencanaan terjadi di wilayah tersebut sepanjang bulan lalu.

Jumlah kejadian bencana ini mengalami kenaikan dibandingkan pada Juli 2026 yang mencapai 33 kejadian. Pada periode September, karhutla tercatat sebanyak 28 kejadian, disusul oleh kekeringan sebanyak 5 kejadian, dan cuaca ekstrem sebanyak satu kejadian. Dampak dari rentetan bencana tersebut dilaporkan menyentuh angka 4.707 orang.

“Karhutla masih mendominasi kejadian kebencanaan pada September lalu,” tutur Wawan Suryawan, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Pertama pada Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Majalengka, Kamis (1/10).

Imbauan dan Sosialisasi Pencegahan

Wawan memperingatkan bahwa meskipun beberapa kali wilayah Kabupaten Majalengka sudah diguyur hujan, namun musim kemarau secara umum masih berlangsung. Kondisi lahan yang masih kering memiliki potensi besar memicu kebakaran hutan dan lahan yang luas hanya dari percikan api kecil.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Majalengka terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Upaya ini dilakukan secara kolaboratif lintas instansi.

“Kami bersama TNI, Polri, Satpol PP, dan pemerintah kecamatan sudah melakukan penyuluhan ke tiap desa. Sosialisasi ini terus dilakukan mengingat kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla dirasa masih sangat kurang,” pungkas Wawan.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *