Faunaland Siapkan Tim Pengelola Bandung Zoo Jelang Pembukaan Kembali
Ilustrasi(Istimewa)

PENGELOLA baru Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo, Faunaland, terus mematangkan persiapan pengelolaan seiring berlangsungnya revitalisasi kawasan dan rencana pembukaan kembali Bandung Zoo untuk masyarakat luas. Persiapan tidak hanya menyasar pembenahan kawasan dan fasilitas, tetapi juga mencakup penataan organisasi serta tim kerja yang akan mendukung operasional Bandung Zoo secara bertahap.

Saat ini, Bandung Zoo masih dalam tahap revitalisasi dan belum kembali beroperasi untuk masyarakat umum. Sejalan dengan perkembangan revitalisasi, kebutuhan organisasi dan sumber daya manusia disiapkan sesuai dengan kegiatan yang berjalan serta tahapan kesiapan operasional menuju pembukaan kembali.

General Manager Faunaland Dwiki G. Prakoso kemarin menerangkan, pihaknya tetap menghargai kontribusi para pekerja yang selama ini menjadi bagian dari Bandung Zoo. Selama masa penutupan, para pekerja disebut tetap menjalankan peran penting dalam menjaga kawasan dan memastikan perawatan satwa berlangsung.

“Kami mengapresiasi kontribusi dan dedikasi seluruh karyawan Bandung Zoo yang selama ini telah menjaga kawasan dan merawat satwa, termasuk selama masa penutupan. Kami memahami bahwa perubahan pengelolaan membawa penyesuaian, termasuk dalam organisasi dan kebutuhan tim,” paparnya.

Menurut Dwiki, proses penyesuaian organisasi akan dilakukan dengan tetap mempertimbangkan pengalaman serta kontribusi para pekerja sebelumnya. Di sisi lain, Faunaland perlu memastikan komposisi tim sesuai dengan kebutuhan pengelolaan pada setiap tahapan revitalisasi.

“Karena itu, kami ingin memastikan proses ini berjalan dengan baik dan tetap menghargai pengalaman serta kontribusi yang telah diberikan selama ini. Pada saat yang sama, kami perlu mempersiapkan tim sesuai dengan kebutuhan pengelolaan Bandung Zoo dalam setiap fase perkembangannya,” tuturnya.

Dwiki menyebut, fokus Faunaland mencakup kelanjutan revitalisasi kawasan, peningkatan standar kesejahteraan satwa, serta persiapan berbagai aspek operasional sebelum Bandung Zoo kembali dibuka bagi masyarakat. Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) akan berkembang seiring meningkatnya aktivitas dan kebutuhan operasional Bandung Zoo.

“Seiring dengan perkembangan pengelolaan dan meningkatnya kebutuhan operasional, kebutuhan tim juga akan berkembang. Faunaland akan menyesuaikan kebutuhan tersebut dengan struktur organisasi dan kompetensi yang diperlukan, termasuk melihat peluang pengembangan tim sesuai dengan kebutuhan pada tahap selanjutnya,” terangnya.

Faunaland lanjut Dwiki, juga menyadari Bandung Zoo memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandung. Karena itu, pengelolaan ke depan akan tetap memperhatikan nilai tersebut dengan memperkuat fungsi Bandung Zoo sebagai ruang konservasi, edukasi, sekaligus rekreasi bagi masyarakat.

“Yang kami persiapkan bukan hanya kawasan dan fasilitasnya, tetapi juga organisasi yang dapat mendukung pengelolaan Bandung Zoo secara berkelanjutan. Kami berharap proses ini dapat berjalan dengan baik dan pada akhirnya membawa Bandung Zoo hadir kembali dengan standar pengelolaan yang semakin baik bagi satwa dan masyarakat,” tandasnya.(AN/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *