Polres Tasikmalaya Pasok 10 Ribu Liter Air Bersih Gunakan Water Cannon
Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Tasikmalaya AKP Trias Karso Yuliantoro turun langsung dan pimpin pasok air bersih di Kampung Cibaruyan, Desa Cintaraja, Kecamatan Tanjungjaya, sebanyak 10.000 liter memakai Water Cannon bersama tangki Perumda Tira Sukapu(MI/KRISTIADI)

POLRES Tasikmalaya bersama Perumda Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi krisis air di Kampung Cibaruyan, Desa Cintaraja, Kecamatan Tanjungjaya. Dalam aksi kemanusiaan ini, petugas mengerahkan mobil taktis water cannon guna menjangkau pelosok perkampungan.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Trias Karso Yuliantoro, menjelaskan bahwa pendistribusian air bersih ini melibatkan mobil taktis berkapasitas 6.000 liter dan tambahan tangki air dari Perumda Tirta Sukapura sebanyak 4.000 liter. Total bantuan yang disalurkan mencapai 10.000 liter.

“Fenomena El Nino pada tahun ini semakin meluas dan berdampak pada krisis air lantaran sumur milik warga telah kering. Bantuan air bersih secara gratis ini diberikan agar warga di Kampung Cibaruyan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, wudu, hingga mandi,” ujar Trias Karso Yuliantoro, Rabu (30/9/2026).

Penyaluran air bersih di Kecamatan Tanjungjaya ini melibatkan personel gabungan dari Satreskrim, Samapta, Satlantas Polres Tasikmalaya, hingga Polsek setempat. Wilayah tersebut dipilih karena menjadi salah satu lokasi terdampak kemarau panjang paling parah, sehingga pasokan air perlu dilakukan secara bertahap untuk meringankan beban masyarakat.

Trias menambahkan, warga sangat antusias menyambut bantuan ini dengan mengantre membawa berbagai wadah mulai dari ember, galon, jeriken, hingga drum. “Kebutuhan air bersih yang dipasok ke pelosok perkampungan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami meminta agar warga dapat memanfaatkannya sebaik mungkin,” katanya.

Sementara itu, Memey (35), salah seorang warga Kampung Cibaruyan, mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun ini terasa lebih berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebelum adanya bantuan, warga terpaksa menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan air.

“Krisis air bersih membuat warga terpaksa mencari sumber air dengan berjalan kaki ke perbukitan sejauh 3 kilometer. Bantuan dari Polres Tasikmalaya ini sangat membantu meringankan beban keluarga, apalagi kapasitasnya besar menggunakan mobil yang biasanya dipakai untuk pengamanan demo,” pungkas Memey.



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *