
MEMBIARKAN kepala charger atau pengisi daya tetap terpasang di stopkontak setelah digunakan merupakan kebiasaan praktis yang kerap dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal, kebiasaan ini tidak sepenuhnya bebas risiko, baik dari segi efisiensi energi maupun faktor keselamatan.
Karena itu, mencabut charger setelah digunakan menjadi langkah sederhana untuk menghindari konsumsi listrik yang tidak diperlukan.
Charger Tetap Bisa Menggunakan Listrik
Melepas ponsel atau perangkat lain dari charger tidak serta-merta menghentikan konsumsi listrik. Selama adaptor masih terhubung ke stopkontak, sebagian charger tetap berada dalam kondisi standby dan menggunakan daya dalam jumlah kecil.
Dikutip dari U.S. Department of Energy, standby power merupakan konsumsi daya terendah ketika perangkat masih terhubung dengan sumber listrik. Pada charger baterai, kondisi ini terjadi ketika adaptor tersambung ke listrik sementara baterai atau perangkat tidak lagi terhubung.
Konsumsi tersebut memang relatif kecil pada satu perangkat. Namun, jika banyak charger dibiarkan terpasang dalam waktu lama, penggunaan listriknya dapat terakumulasi.
Risiko Charger yang Terus Terhubung
Selain penggunaan listrik, membiarkan adaptor terus tersambung juga membuat komponen di dalamnya tetap terpapar aliran listrik. Dikutip dari University of Melbourne, charger dapat mengalami penurunan masa pakai ketika terus dialiri listrik, terutama saat terjadi kenaikan tegangan pada jaringan listrik.
Kondisi ini lebih perlu diperhatikan pada charger murah atau tidak bersertifikasi yang memiliki perlindungan lebih terbatas. Sementara itu, dari sisi keselamatan, charger berkualitas buruk atau rusak juga perlu diwaspadai. Karena charger substandar atau palsu dapat meningkatkan risiko kebakaran dan sengatan listrik.
Manfaat Mencabut Pengisi Daya
Mencabut charger setelah digunakan dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:
1. Mengurangi risiko kebakaran
Melepas charger ketika tidak diperlukan dapat mengurangi risiko keselamatan yang berkaitan dengan panas berlebih. Perhatian khusus perlu diberikan pada charger yang rusak, tidak kompatibel, substandar, atau palsu karena memiliki risiko kebakaran dan sengatan listrik yang lebih tinggi.
2. Melindungi komponen dan membantu menjaga masa pakai
Mencabut charger dapat mengurangi paparan komponen terhadap aliran listrik dan kejadian kenaikan tegangan yang dapat mempercepat penuaan. Langkah ini dapat membantu menjaga masa pakai charger.
3. Mengurangi konsumsi listrik
Charger yang masih tersambung ke stopkontak dapat tetap menggunakan sejumlah kecil daya meskipun tidak sedang mengisi perangkat. Jika beberapa charger dibiarkan terpasang dalam waktu lama, konsumsi tersebut dapat terakumulasi.
(U.S. Department of Energy/The Spruce/Electrical Safety First/University of Melbourne/P-4)
