
DEKAN Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Cecep Darmawan menilai ide pemerintah tentang pendidikan gratis dari SD hingga Perguruan Tinggi (PT) sangat bagus. Namun pendidikan gratis di tingkat PT perlu diperjelas apa hanya Uang Kuliah Tunggal (UKT) saja atau termasuk biaya investasi.
“Persoalannya tidak berhenti pada biaya tetapi apakah pemerintah sudah menghitung seperti apa skenario penggratisannya. Kalau hanya dari UKT maka hanya menutupi biaya operasional. Sementara biaya untuk investasi seperti pengembagan gedung, laboratorium, dan lain-lain apakah sudah dihitung atau belum? itu pertanyaan,” kata Prof Cecep saat dihubungi, Minggu (27/9).
Ia berharap jika ada program pendidikan gratis maka sudah termasuk biaya investasi bukan hanya biaya operasional. Menururtnya jika hanya biaya operasional tanpa investasi maka PT susah mengembangkan untuk menjadi world class university.
“Jadi pastikan juga bahwa pendidikan gratis juga bisa mengcover kebutuhan biaya operasional dan biaya investasi perguruan tinggi,” ujar Guru Besar Ilmu Politik tersebut.
Jika kampus harus mencari sendiri anggaran investasi maka akan sulit karena setiap PT memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan belum seluruhnya Perguruan Tinggi belum PTNBH.
“Pertanyaan itu bagaimana juga dengan PTN yang ada di lingkup kedinasan maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang dibawah lembaga maupun kementerian lain apakah ikut gratis atau tidak,” pungkasnya. (Iam/P-3)
