Pencarian Korban Galodo Solok Terus Dilanjutkan
.(MI/Yose Hendra)

UPAYA pencarian korban yang masih dilaporkan hilang pascabencana banjir bandang atau galodo di Kabupaten Solok terus dilakukan. Tim gabungan kembali melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, termasuk kawasan belakang pabrik tahu di Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Jumat (25/9).

Penyisiran dilakukan dengan menyusuri jalur yang diduga menjadi lintasan material dan arus galodo. Personel dikerahkan secara bertahap untuk memeriksa sejumlah titik yang dinilai memungkinkan menjadi lokasi korban terbawa arus, dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan faktor keselamatan selama proses pencarian.

Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, personel Brimob bersama unsur SAR gabungan terus berupaya maksimal membantu proses pencarian korban. Menurutnya, penyisiran dilakukan secara sistematis dengan memperluas area pencarian berdasarkan kondisi medan dan informasi yang diperoleh di lapangan.

“Personel kami bersama tim gabungan terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang diperkirakan menjadi jalur terbawanya korban. Pencarian dilakukan secara maksimal, terukur dan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar Kombes Pol Lukman.

Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi lingkungan pascabencana masih terdapat material lumpur, kayu, bebatuan serta medan yang cukup sulit dilalui.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa Polda Sumbar terus mendukung operasi kemanusiaan dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok. Kehadiran personel Polri tidak hanya dalam pencarian dan evakuasi, tetapi juga membantu proses pembersihan serta pelayanan kepada masyarakat terdampak.

“Polri melalui jajaran Polda Sumbar terus hadir bersama masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana. Prioritas kami adalah membantu proses pencarian korban, memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak, serta memastikan seluruh kegiatan penanganan bencana berjalan secara terpadu bersama unsur terkait,” ujar Kombes Susmelawati.

Kombes Pol Susmelawati juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, khususnya warga yang berada di sekitar aliran sungai dan lokasi yang masih memiliki potensi bahaya susulan.

“Dalam situasi seperti ini, kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan dan tidak mendekati lokasi yang masih berisiko. Setiap informasi terkait korban maupun kondisi di lapangan agar segera disampaikan kepada petugas untuk mendukung proses pencarian,” katanya.

Polda Sumbar memastikan personel di lapangan akan terus bersinergi dengan tim SAR, TNI, pemerintah daerah, BPBD dan unsur terkait lainnya dalam upaya pencarian dan penanganan dampak bencana. Seluruh langkah dilakukan dengan mengedepankan keselamatan, kemanusiaan dan kepentingan masyarakat terdampak. (YH/E-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *