
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa memasuki hari ke-13 pada Jumat (25/9). Basarnas memperketat proses evakuasi bawah laut dengan menerjunkan total 54 personel tim selam gabungan.
Kepala Badan SAR Nasional, M Syafii, memaparkan perkembangan terbaru terkait jumlah korban jiwa maupun selamat yang berhasil dievakuasi hingga siang hari ini.
“Hingga pukul 12.00 Wita, operasi SAR hari ke-13, Jumat (25/9) sebanyak 160 korban telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan 52 orang meninggal dunia,” ungkap Kepala Badan SAR Nasional, M Syafii.
Fokus Evakuasi dan Penambahan Personel
Untuk memaksimalkan pencarian bawah laut pada hari ke-13 ini, kekuatan personel diperkuat yang terdiri dari personel Basarnas Special Group (BSG), TNI Angkatan Laut, serta unsur potensi SAR terkait lainnya.
Dalam operasi hari ini, Tim Penyelam Gabungan Basarnas berhasil mengevakuasi 5 korban. Seluruh korban tersebut dipindahkan ke KN SAR Kamajaya serta KRI Gusti Ngurah Rai, kemudian diterbangkan menggunakan helikopter HR-3601 menuju Lanud Syamsudin Noor.
Selain itu, Tim SAR Gabungan juga mendeteksi titik temuan di wilayah Kalimantan Tengah, meliputi 3 korban di sekitar Sungai Cabang PT Kumai Sentosa, Kabupaten Sukamara, dan 2 korban di kawasan Sandurian, Kabupaten Seruyan.
Seluruh korban dari wilayah tersebut langsung dilarikan ke RSUD Sukamara sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Banjarmasin guna proses identifikasi dan penanganan medis lebih lanjut.
Komitmen Kelanjutan Operasi SAR
Meski tantangan medan bawah laut cukup kompleks, Syafii memastikan bahwa operasi pencarian tidak akan berhenti. Seluruh strategi pengerahan sumber daya mulai dari penyelaman intensif, penyisiran permukaan laut, hingga pemantauan udara terus digenjot demi menuntaskan evakuasi seluruh korban yang belum ditemukan.
“Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian serta memberikan kepastian kepada keluarga,” tegas Syafii. (DY/E-4)
