Buru Penyu di Raja Ampat, WN Tiongkok Diproses Hukum
Ilustrasi penyu dilindungi( ANTARA FOTO/Jojon/tom.)

IMIGRASI menyerahkan seorang warga negara (WN) Tiongkok berinisial WS kepada Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya untuk diproses secara hukum terkait dugaan perburuan penyu yang merupakan satwa dilindungi di kawasan Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

WS, yang diketahui merupakan instruktur selam tersertifikasi, diserahkan bersama sejumlah barang bukti pada Selasa (22/9). Sebelumnya, ia diamankan petugas Imigrasi Makassar di Bandara Internasional Hasanuddin ketika hendak menuju Kuala Lumpur.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Papua, Asrul, mengatakan penyerahan dilakukan setelah pihaknya menemukan indikasi dugaan perburuan satwa yang dilindungi. Selanjutnya, kasus tersebut diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani proses hukum.

“Karena ada indikasi melakukan perburuan satwa yang dilindungi, kami serahkan WS kepada pihak Polda untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Asrul dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Rabu (23/9). 

WS diserahkan dari Imigrasi Makassar kepada Kantor Imigrasi Sorong untuk penanganan lebih lanjut. Kantor Imigrasi Sorong kemudian berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait sebelum melimpahkan penanganan perkara kepada Polda Papua Barat Daya.Polri.

Selain itu, Asrul menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga wilayah hukum Indonesia, termasuk kawasan Papua yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang perlu dilindungi.

“Tanah Papua adalah bagian sah dari kedaulatan Republik Indonesia yang harus dijaga kehormatan dan keutuhannya. Siapa pun, terutama pihak asing, tidak akan kami biarkan berbuat atau bertindak semena-mena di wilayah hukum Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Asrul menilai jajaran Imigrasi Papua akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan setiap pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing ditangani sesuai ketentuan.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penegakan hukum yang efektif sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kerja kami,” pungkasnya. (H-4)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *