
AKTRIS Prilly Latuconsina mengajak masyarakat untuk lebih berani bersuara dan memberikan respons yang tepat saat mengetahui kasus kekerasan seksual terhadap anak. Menurutnya, isu ini sering kali masih dianggap tabu di berbagai lapisan lingkungan masyarakat.
Dalam konferensi pers film terbarunya berjudul Memburu Pemangsa di Jakarta, Senin (21/9), Prilly mengungkapkan bahwa meski informasi mengenai kekerasan seksual pada anak sudah banyak diberitakan, masyarakat cenderung bingung dalam menentukan tindakan nyata.
“Bukan enggak ada media yang meliput, informasinya sebenarnya sudah banyak. Tapi kalau kita lihat lagi, ada budaya diam di beberapa lingkungan. Ketika orang membaca beritanya, mereka bingung harus berbuat apa, sehingga akhirnya dibiarkan begitu saja,” ujar Prilly.
Pemeran karakter Cia ini menilai, sifat isu yang dianggap tabu membuat sebagian orang memilih untuk menghindari pembahasan ketika terpapar informasi yang tidak nyaman. Padahal, ia menekankan bahwa anak-anak tidak memiliki kemampuan atau kontrol diri untuk melindungi diri mereka sendiri, sehingga membutuhkan peran aktif orang dewasa.
Prilly juga menyoroti pola perhatian publik yang sering kali hanya bertahan singkat.
“Viral satu-dua hari, habis itu enggak ada penanganan yang tepat, dan kita bingung sebenarnya harus bersikap seperti apa sebagai orang dewasa,” tambahnya.
Melalui film Memburu Pemangsa, Prilly berharap pesan mengenai urgensi perlindungan anak dapat tersampaikan dengan cara yang tepat. Film ini diharapkan menjadi medium efektif untuk mendorong masyarakat agar tidak lagi menutup mata terhadap kasus kekerasan seksual.
Detail Produksi Film Memburu Pemangsa
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Judul Film | Memburu Pemangsa |
| Sutradara | Umay Shahab |
| Genre | Horor, Crime, dan Action |
| Pemeran Utama | Prilly Latuconsina, Laura Basuki, Taskya Namya, Yasamin Jasem |
| Pemeran Pendukung | Andri Mashadi, Jordan Omar, Teuku Rifnu Wikana |
| Isu Utama | Kekerasan seksual terhadap anak |
“Isu ini perlu bantuan kita semua untuk bersuara dan memberi respons yang tepat. Semoga film ini bisa menjadi medium menyebarkan informasi ke target yang tepat dengan cara yang tepat,” pungkas Prilly. (Ant/Z-1)
