
OPERASI Search and Rescue (SAR) bawah laut terhadap korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada hari ke 10 mencapai banyak kemajuan. Tim selam Basarnas Spesial Grup (BSG) akhirnya berhasil menjangkau lokasi kamar dan menemukan banyak jenazah korban.
Meski demikian proses evakuasi korban memerlukan waktu dan mempertimbangkan kondisi arus bawah laut dan cuaca perairan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator, dalam keterangan pers di Posko Basarnas, Selasa (22/9) malam mengatakan tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah kamar korban kecelakaan KM Virgo Transport 8.
“Dengan memecah kaca jendela kamar tim selam menemukan banyak jasad korban yang terjebak di dalam kamar. Beberapa berhasil ditarik, namun beberapa ada kendala. Operasi SAR besok hari ke 11 akan fokus pada area tersebut,” ungkapnya.
Tim selam BSG merupakan tim selam gabungan dari berbagai unsur seperti Basarnas, Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL dan PT Jasalindo. Dengan keberhasilan tim selam menjangkau lokasi kamar-kamar penumpang KM Virgo Transport 8 ini, kata dia, diharapkan upaya evakuasi korban berjalan lancar.
Basarnas mencatat hingga hari ke 10 operasi SAR telah berhasil mengevakuasi 108 korban selamat, 18 orang meninggal dunia. Tersisa 117 penumpang yang belum berhasil ditemukan atau dievakuasi dari total 243 penumpang KM Virgo Transport 8 yang tercatat dalam manifest. Pada bagian lain, dilaporkan kembali ditemukan jasad yang diduga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Kumai, Kalimantan Tengah dan telah ditangani petugas. (H-4)
