
PASANGAN voli pantai putra Indonesia, Imam Agus Faisal/Fairuz Bayhaqly, berhasil membukukan kemenangan perdana pada fase grup Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Kepastian itu didapat usai menundukkan wakil Hong Kong, Leec Cheuk Hei/Lee Lit Fung, dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-19, Selasa (22/9).
Hasil manis tersebut menjadi momentum kebangkitan Imam/Fairuz setelah sempat menelan kekalahan tipis 1-2 (24-22, 19-21, 12-15) dari pasangan Kazakhstan, Sergey Borgatu/Kirill Gurin, pada laga pembuka. Tambahan poin itu sekaligus menjaga peluang mereka untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Di lapangan, Imam/Fairuz tampil lebih konsisten ketimbang laga sebelumnya. Tancap gas sejak gim pertama, mereka sukses memegang kendali permainan hingga menang 21-18.
Tekanan sempat meningkat pada gim kedua akibat perlawanan sengit Leec/Lee, namun konsentrasi yang terjaga hingga akhir membuat pasangan Indonesia mampu mengunci kemenangan 21-19.
Meski menyambut baik poin penuh tersebut, pelatih voli pantai Indonesia, Koko Prasetyo, menilai performa anak asuhnya belum sepenuhnya maksimal karena masih dibayangi tekanan.
Ketenangan dan kejelosan bertanding diyakini menjadi kunci evaluasi mendesak untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
“Alhamdulilah menang. Masih butuh ketenangan untuk pertandingan selanjutnya,” kata Koko dalam keterangannya.
Ia menambahkan, ketegangan yang dialami Imam/Fairuz membuat potensi terbaik mereka belum keluar secara utuh di lapangan.
“Anak-anak masih belum bisa main enjoy. Jadi semua kemampuan belum bisa keluar semua,” tutur Koko.
Selain dari sisi mentalitas, pembenahan teknis juga menjadi perhatian utama staf pelatih. Koko menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kualitas receive serta efektivitas serangan balasan usai bertahan agar permainan Imam/Fairuz bisa tampil lebih solid dan siap menghadapi persaingan yang makin ketat.
“Terutama receive harus lebih dipatenkan dan serangan setelah dapat defend,” tegas Koko. (E-4)
