Keajaiban Nebula Kepompong: Potret Pembentukan Bintang Berbentuk Komet di Angkasa
Potret terbaru NASA menampilkan Nebula Kepompong (IC 5146) yang menyerupai komet raksasa. Intip keindahan nebula pembentuk bintang dan ekor debu antarbintangnya!(NASA)

SEBUAH potret lanskap antariksa terbaru yang dirilis dalam program Astronomy Picture of the Day (APOD) oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menampilkan pesona unik objek antarbintang. Objek bernama Nebula Kepompong (Cocoon Nebula) ini memperlihatkan pemandangan menakjubkan yang sekilas tampak seperti komet raksasa yang melintasi lautan bintang.

Terletak di rasi bintang Cygnus (Bintang Angsa) yang membentang lebih dari dua derajat di langit malam, bidang bintang yang padat ini menarik perhatian para astronom karena strukturnya yang khas. Nebula Kepompong, yang terdaftar dalam katalog astronomi sebagai IC 5146, merupakan sebuah wilayah pembentukan bintang (star-forming region) yang sangat aktif dan padat.

Secara visual, kompleks ini memperlihatkan kombinasi antara nebula emisi dan nebula refleksi yang bersinar terang di bagian kanan bawah. Menariknya, dari kepala nebula yang terang tersebut, menjulur jalur panjang awan debu antarbintang ke arah kiri. Bentuk inilah yang menciptakan efek ilusi optik unik, membuat seluruh struktur objek ini terlihat menyerupai sebuah komet raksasa di luar angkasa.

Meskipun tampak menyatu dalam satu visual, bagian “kepala” dan “ekor” dari Nebula Kepompong memiliki skala ukuran yang jauh berbeda:

Kepala Nebula (IC 5146): Bagian pusat yang memancarkan warna-warni cerah ini memiliki bentangan diameter sekitar 10 tahun cahaya.

Ekor Debu Gelap: Jalur awan debu antarbintang yang menjulur ke samping memiliki bentangan yang jauh lebih luas, yakni mencapai hampir 100 tahun cahaya.

Kedua struktur kosmik ini diperkirakan berada pada jarak sekitar 2.500 tahun cahaya dari Bumi.

Di dalam struktur kepala nebula yang cerah, terdapat sebuah bintang muda yang sangat terang dekat dengan pusatnya. Bintang ini bertindak sebagai sumber energi utama yang menyuplai daya ke nebula sekitarnya sekaligus membantu menyapu serta membersihkan rongga gas di area tersebut.

Sementara itu, struktur filamenter atau ranting-ranting debu yang membentang di bagian ekor nebula tampak gelap jika dilihat melalui citra cahaya tampak (visible light). Namun di balik kegelapan awan debu tersebut, tersimpan proses alam semesta yang menakjubkan: yaitu tempat bersemayamnya bakal bintang-bintang baru yang sedang dalam tahap pembentukan.

Foto ruang angkasa beresolusi tinggi ini berhasil diabadikan pada bulan Juli dari Death Valley, California, Amerika Serikat, oleh fotografer astrofotografi Piotr Czerski. Hasil karya ini memberikan gambaran detail bagaimana materi antarbintang berinteraksi dalam melahirkan tata surya baru di galaksi kita. (NASA/Z-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *