
KETUA Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026, Ario Bayu, mengungkapkan bahwa genre horor masih mendominasi daftar pendaftar pada ajang penghargaan film tertinggi di Tanah Air tahun ini. Hal tersebut mencerminkan tren produksi film nasional yang masih menempatkan horor sebagai primadona.
Ario menjelaskan bahwa dominasi ini terlihat jelas sejak tahap awal pendaftaran, bahkan sebelum proses kurasi mengerucut ke daftar 25 besar. Menurutnya, fenomena ini sejalan dengan data produksi film di Indonesia dalam dua tahun terakhir.
“Sebenarnya jujur ya, top 3-nya mau tidak mau kita lihat saja dari tahun lalu dan tahun ini dari hasil produksi film di Indonesia. Memang nomor satu genrenya genre horor,” ujar Ario di Jakarta, dikutip Selasa (22/9).
Kaitan Budaya dan ‘Product Market Fit’
Tingginya minat terhadap genre horor dinilai Ario tidak lepas dari faktor sosiokultural masyarakat Indonesia. Ia memandang film sebagai cerminan kebudayaan, di mana masyarakat Indonesia secara umum memiliki kedekatan dengan hal-hal klenik atau mistis.
Dari perspektif industri, Ario menyebut adanya product market fit yang sangat kuat antara genre horor dengan selera penonton lokal.
“Market kita sukanya horor karena rata-rata kita juga orang-orang yang superstitious atau senang dengan hal-hal mistis,” imbuhnya.
Inovasi untuk Menghindari Kejenuhan
Meski horor menjadi magnet utama, Ario mengingatkan pentingnya inovasi bagi para pelaku industri. Ketergantungan pada satu genre secara terus-menerus berisiko memicu kejenuhan di kalangan penonton. Namun, ia melihat tren positif berupa penggabungan genre (crossover) sebagai bentuk kemajuan.
Munculnya karya-karya yang memadukan horor dengan drama atau komedi dianggap sebagai langkah inovatif untuk membuat genre ini lebih advanced. Ario mendorong sineas untuk terus mengeksplorasi kreativitas agar film horor Indonesia memiliki nilai lebih di mata publik.
Daftar Film Cerita Panjang FFI 2026
Sebelumnya, Komite FFI 2026 telah merilis daftar 15 film cerita panjang yang masuk dalam rangkaian seleksi tahun ini. Berikut adalah daftar film tersebut:
| No. | Judul Film |
|---|---|
| 1 | Abadi Nan Jaya |
| 2 | Badut Gendong |
| 3 | Dopamin |
| 4 | Ghost in the Cell |
| 5 | Ikatan Darah |
| 6 | Monster Pabrik Rambut |
| 7 | Na Willa |
| 8 | Nobody Loves Kay |
| 9 | Operasi Pesta Copet |
| 10 | Para Perasuk |
| 11 | Semua Akan Baik-Baik Saja |
| 12 | Senin Harga Naik |
| 13 | Surat Untuk Masa Mudaku |
| 14 | Tukar Takdir |
| 15 | Tunggu Aku Sukses Nanti |
Selain horor, genre komedi dan drama juga tetap menjadi pilar utama dalam produksi film nasional, baik yang berdiri sendiri maupun yang hadir dalam bentuk perpaduan genre. (Ant/Z-1)
