
SALAH satu penelitian menemukan adanya hubungan antara penggunaan suplemen vitamin B6 dan B12 dalam jumlah tinggi dengan peningkatan risiko kanker paru pada kelompok pria. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Oncology tersebut menganalisis data 77.118 peserta berusia 50 hingga 76 tahun dari Vitamins and Lifestyle (VITAL) Cohort. Para peneliti melihat penggunaan suplemen vitamin dalam jangka panjang dan kaitannya dengan kejadian kanker paru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pria, penggunaan vitamin B6 dan B12 dari suplemen individual dalam jangka panjang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker paru sekitar 30-40 persen. Ketika peneliti melihat kelompok dengan konsumsi tertinggi selama rata-rata 10 tahun, pria yang mengonsumsi lebih dari 20 miligram vitamin B6 per hari memiliki risiko kanker paru hampir dua kali lipat dibandingkan mereka yang tidak menggunakan suplemen tersebut.
Untuk vitamin B12, konsumsi lebih dari 55 mikrogram per hari juga dikaitkan dengan peningkatan risiko yang hampir dua kali lipat. Hubungan tersebut terlihat lebih kuat pada pria yang merokok saat penelitian dimulai.
Meski demikian, hasil tersebut tidak berarti vitamin B6 dan B12 terbukti menjadi penyebab langsung kanker paru. Penelitian tersebut bersifat observasional sehingga menemukan hubungan antara paparan suplemen dan risiko penyakit, bukan membuktikan hubungan sebab-akibat.
National Institutes of Health (NIH) juga menekankan bahwa bukti mengenai vitamin B12 dan kanker masih belum konsisten. Beberapa penelitian menemukan hubungan antara kadar atau asupan B12 yang lebih tinggi dengan risiko kanker tertentu, sementara penelitian lainnya tidak menemukan hubungan serupa. Karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan tersebut.
Untuk vitamin B6, kebutuhan orang dewasa sebenarnya relatif kecil. NIH mencantumkan kebutuhan harian sekitar 1,3 miligram untuk orang dewasa usia 19–50 tahun. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang juga dapat menimbulkan masalah kesehatan, termasuk gangguan saraf tepi. Batas atas asupan vitamin B6 yang ditetapkan NIH untuk orang dewasa adalah 100 miligram per hari, meskipun European Food Safety Authority (EFSA) menetapkan batas yang lebih rendah, yaitu 12 miligram per hari untuk orang dewasa. (H-4)
