
PEMBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil membawa pulang tiga poin tambahan setelah finis di posisi ke-13 pada balapan utama Moto3 Austria 2026. Balapan tersebut berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, pada Minggu (20/9).
Memulai balapan dari posisi ke-19 setelah berjuang melalui sesi kualifikasi pertama (Q1), pembalap Honda Team Asia bernomor motor 9 ini menunjukkan performa konsisten. Veda perlahan memperbaiki posisinya di tengah persaingan ketat grup papan tengah hingga akhirnya menyentuh garis finis di urutan ke-13.
Veda mencatatkan waktu total 33 menit 51,144 detik. Ia terpaut 26,821 detik dari pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles, yang keluar sebagai pemenang dalam seri kali ini.
Hasil di Austria menjadi momentum kebangkitan bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut. Pada seri sebelumnya di Sirkuit Misano, Veda gagal meraih poin setelah hanya mampu finis di posisi ke-18. Peningkatan performa motor yang dirasakan sejak sesi latihan bebas menjadi kunci kepercayaan diri Veda di lintasan.
Dengan tambahan tiga poin ini, Veda Ega Pratama kini mengoleksi total 100 poin. Pencapaian tersebut menempatkannya di posisi kedelapan klasemen sementara Moto3 2026. Veda hanya berselisih satu poin dari pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang berada di peringkat ketujuh dengan 101 poin.
Di sisi lain, Maximo Quiles semakin mendominasi kejuaraan dengan kemenangan kesembilannya musim ini. Quiles kini kokoh di puncak klasemen dengan raihan 306 poin. Podium kedua di Red Bull Ring ditempati oleh Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo), disusul rekan setimnya, Alvaro Carpe, di posisi ketiga.
Sementara itu, rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, harus puas finis di posisi ke-18 dengan selisih waktu 38,006 detik dari sang pemenang.
Setelah menyelesaikan seri Austria, persaingan Moto3 2026 akan bergeser ke benua Asia. Para pembalap dijadwalkan melakoni GP Jepang sebelum menuju seri yang sangat dinantikan, yakni GP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
