
PERSIJA Jakarta terus menunjukkan dominasinya di kompetisi Super League 2026/27. Pelatih kepala Persija, Shin Tae-yong, menyatakan kepuasannya setelah tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut kembali memetik kemenangan tipis 1-0 atas Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Sabtu (19/9).
Hasil ini menandai kemenangan ketiga secara beruntun bagi Persija dari tiga laga awal musim. Sebelumnya, mereka sukses mempermalukan Borneo FC dengan skor 1-0 dan menumbangkan juara bertahan Persib Bandung 2-1. Rekor 100 persen kemenangan ini menempatkan Persija di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin, hanya kalah selisih gol dari Madura United di posisi puncak.
Kemenangan Persija kali ini ditentukan oleh aksi pemain muda, Arlyansyah Abdulmanan. Memanfaatkan umpan matang dari Kerim Memija, Arlyansyah berhasil menyarangkan bola ke gawang Java United pada menit ke-13. Bagi sang pemain, ini merupakan gol pertamanya musim ini sekaligus gol kedua bagi Persija sejak bergabung musim lalu.
Shin Tae-yong menekankan pentingnya fokus pemain sepanjang laga. “Asalkan kami tidak lengah dan menjalankan permainan kami sendiri dengan baik, saya pikir kami akan mendapatkan hasil yang bagus,” ujar Shin sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Minggu (20/9).
Persiapan Matang di Bali
Pelatih asal Korea Selatan tersebut mengungkapkan bahwa kunci kemenangan kali ini terletak pada persiapan yang lebih awal. Berbeda dari biasanya, rombongan Persija sudah tiba di Bali pada H-2 sebelum pertandingan, bukan H-1.
“Persiapan berjalan dengan baik. Kami datang dua hari sebelum hari pertandingan, bukan sehari sebelumnya, sehingga pengaturan kondisi juga berjalan dengan baik,” jelas mantan pelatih timnas Indonesia tersebut. Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga kebugaran pemain di tengah jadwal kompetisi yang ketat.
Kondisi Java United
Di sisi lain, Shin Tae-yong memberikan apresiasi terhadap permainan Java United. Menurutnya, tim lawan sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup baik, namun terkendala dalam penyelesaian akhir.
“Secara permainan tidak buruk. Tidak buruk, tetapi gol tidak kunjung datang. Karena itu, sepertinya mereka belum bisa meraih kemenangan,” kata Shin. Ia juga mengakui bahwa timnya memanfaatkan situasi psikologis lawan yang sedang kurang baik untuk mengamankan poin penuh.
Kekalahan ini membuat Java United terpuruk di peringkat 17 klasemen sementara dengan raihan minus satu poin saat liga memasuki jeda internasional. (Ant/I-1)
