Penerapan Vaksinasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks Diperluas
Bio Farma bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat meluncurkan program Vaksinasi HPV DWP Sehat.(Dok.Biofarma)

PT Bio Farma bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pusat memperluas akses vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) melalui Program Vaksinasi HPV DWP Sehat. Program tersebut dilaksanakan serentak pada 9 September 2026 di delapan wilayah, yakni Bandung, Jakarta, Kabupaten Tangerang, Medan, Surabaya, Balikpapan, Manado, dan Denpasar.

Program tersebut ditujukan bagi anggota DWP sekaligus untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks. Vaksinasi menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini, disertai pemeriksaan atau skrining sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Direktur Komersial Bio Farma Fitri Puspadewi mengatakan kolaborasi dengan DWP Pusat menjadi momentum untuk mendekatkan akses vaksinasi HPV sekaligus membangun kesadaran pencegahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Pencegahan selalu menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas kesehatan. Melalui program DWP Sehat, kami ingin menghadirkan akses yang lebih dekat dan mudah bagi anggota DWP untuk mendapatkan vaksinasi HPV, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa perlindungan terhadap kanker serviks dapat dimulai dari langkah preventif,” ujar Fitri.

Menurut Fitri, kesehatan perempuan berkaitan erat dengan kesejahteraan keluarga dan generasi penerus. Karena itu, ia mengajak anggota DWP memanfaatkan program vaksinasi tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. “Satu langkah pencegahan hari ini merupakan bagian dari investasi kesehatan untuk masa depan,” katanya.

Fitri menjelaskan HPV merupakan penyebab utama kanker serviks. Infeksi HPV dapat terjadi tanpa gejala sehingga seseorang dapat tidak menyadari dirinya terinfeksi dan tetap berpotensi menularkan virus tersebut. Penularan terutama terjadi melalui kontak langsung kulit ke kulit di area genital.

“Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi penting. Pencegahan dapat dilakukan melalui kombinasi beberapa langkah, antara lain vaksinasi HPV serta deteksi dini kanker serviks melalui skrining sesuai rekomendasi tenaga kesehatan,” tuturnya.

Berdasarkan data GLOBOCAN 2022 yang dikutip Kementerian Kesehatan dalam artikel mengenai kanker serviks pada Februari 2025, Indonesia diperkirakan mencatat 36.964 kasus baru kanker serviks dan 20.708 kematian akibat penyakit tersebut pada 2022. Kanker serviks juga menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan Indonesia setelah kanker payudara.

DORONG KEPEDULIAN

Ketua Umum DWP Ida Budi Gunadi Sadikin mengatakan kesehatan perempuan merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera. Menurut dia, program DWP Sehat mendorong perempuan lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan langkah pencegahan.

“Program DWP Sehat adalah salah satu program prioritas. Mari kita bersama menjadikan kesehatan sebagai investasi di masa depan, karena perempuan yang sehat akan melahirkan keluarga yang berkualitas, dan keluarga yang berkualitas adalah fondasi bagi Indonesia yang lebih maju,” ujar Ida.

Melalui program tersebut, Bio Farma dan DWP Pusat mengajak anggota DWP beserta keluarganya memanfaatkan vaksinasi HPV sesuai ketentuan yang berlaku. Program ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kanker serviks serta mendorong kesadaran terhadap pentingnya perlindungan kesehatan perempuan. (E-2)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *