Kartika Ong Rilis Lagu Aku Bukan Yang Hilang, Kisah Perjuangan MRKH Syndrome
Artwork untuk single Aku Bukan Yang Hilang dari Kartika Ong(MI/HO)

PENYANYI asal Medan, Kartika Ong, resmi menandai debutnya di industri musik dengan merilis karya perdana berjudul Aku Bukan Yang Hilang. Lagu ini bukan sekadar karya seni biasa, melainkan sebuah manifestasi dari perjalanan personal Kartika dalam menghadapi kondisi medis langka yang ia alami sejak lahir.

Melalui lagu ini, Kartika berbagi kisah tentang perjuangannya hidup dengan Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH) Syndrome. Kondisi ini memberikan dampak signifikan pada perkembangan reproduksi wanita, yang kemudian memicu proses panjang bagi Kartika untuk memahami, menerima, hingga akhirnya berdamai dengan dirinya sendiri.

Kondisi yang dialami Kartika merupakan fenomena medis yang jarang terjadi. Berikut adalah detail mengenai MRKH Syndrome berdasarkan data yang dihimpun:








Aspek Keterangan
Nama Kondisi Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH) Syndrome
Prevalensi Terjadi pada 1 dari setiap 5.000 bayi perempuan lahir
Dampak Medis Tidak berkembangnya atau tidak adanya rahim (uterus) dan sebagian vagina sejak lahir
Fokus Pesan Lagu Penerimaan diri, identitas perempuan, dan keutuhan diri

Perjalanan Menuju Penerimaan Diri

Kartika mengakui bahwa perjalanannya tidaklah mudah. Ia sempat melewati fase krisis identitas dan mempertanyakan nilai dirinya sebagai seorang perempuan akibat kondisi fisik yang berbeda dari wanita pada umumnya.

“Aku pernah berada di fase mempertanyakan diri sendiri. Merasa berbeda, merasa kurang, bahkan bertanya-tanya apakah aku masih utuh sebagai seorang perempuan. Tapi perjalanan hidup mengajarkan aku bahwa aku bukan sesuatu yang hilang. Aku tetap aku,” ungkap Kartika.

Lagu Aku Bukan Yang Hilang menjadi ruang bagi Kartika untuk menegaskan bahwa nilai seorang manusia tidak ditentukan oleh apa yang ada atau tidak ada di dalam tubuhnya. Baginya, ketiadaan rahim tidak menghapus identitas maupun harga dirinya sebagai perempuan utuh.

Misi Edukasi dan Dukungan

Selain melalui musik, Kartika Ong dikenal aktif di media sosial untuk memberikan edukasi mengenai MRKH. Ia ingin mematahkan stigma dan memberikan dukungan moral bagi sesama penyintas yang mungkin sedang berjuang dalam proses penerimaan diri yang serupa.

Melalui perilisan ini, Kartika berharap pendengar dapat menemukan kekuatan baru. Ia menekankan bahwa menerima keadaan bukanlah tanda menyerah, melainkan titik awal untuk mencintai diri sendiri dan menyadari bahwa setiap individu pantas untuk bahagia.

“Semoga ketika lagu ini didengar, ada seseorang di luar sana yang merasa ‘aku tidak sendirian’,” tutupnya.

Tentang Kartika Ong:

Berasal dari Medan, Sumatera Utara, Kartika kini aktif sebagai musisi dan edukator MRKH. “Aku Bukan Yang Hilang” merupakan karya musik pertamanya yang menuangkan narasi personal ke dalam melodi.

(Z-1)



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *