
DUNIA musik internasional bersiap memberikan penghormatan terakhir bagi sang “Prince of Darkness”. Penampilan pamungkas Ozzy Osbourne bersama Black Sabbath, yang direkam hanya 17 hari sebelum kematiannya, dijadwalkan tayang di bioskop seluruh dunia pada 28 Oktober mendatang.
Film bertajuk Ozzy & Black Sabbath: Back To The Beginning ini mengabadikan momen bersejarah di Stadion Villa Park, Birmingham. Konser tersebut menjadi ajang reuni pertama Ozzy dengan formasi orisinal Black Sabbath, Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward, dalam 20 tahun terakhir, sebelum sang vokalis legendaris tutup usia pada Juli 2025 di usia 76 tahun.
Reuni Emosional dan Penghormatan Para Bintang
Konser perpisahan ini bukan sekadar pertunjukan biasa. Acara yang dipandu oleh aktor Jason Momoa dengan Tom Morello (Rage Against The Machine) sebagai pengarah musik ini, turut dimeriahkan oleh deretan band metal papan atas seperti Metallica, Guns N’ Roses, dan Anthrax yang hadir memberikan penghormatan bagi pahlawan mereka.
Selain tampil bersama Black Sabbath, Ozzy juga membawakan set solo yang merangkum perjalanan kariernya yang luar biasa, saat ia berhasil menjual lebih dari 55 juta album setelah sempat dikeluarkan dari band pada 1979.
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Tanggal Rilis Bioskop | 28 Oktober |
| Lokasi Konser | Stadion Villa Park, Birmingham |
| Formasi Utama | Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Geezer Butler, Bill Ward |
| Bintang Tamu | Metallica, Guns N’ Roses, Anthrax |
| Produksi | Mercury Studios |
Pesan Terakhir dari Sang Legenda
Di tengah perjuangannya melawan penyakit Parkinson yang didiagnosis sejak 2019, Ozzy memberikan pesan menyentuh kepada para penggemar di atas panggung.
“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya telah terbaring selama sekitar enam tahun. Anda tidak tahu bagaimana perasaan saya, terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam,” ujarnya emosional.
Istri sekaligus manajernya, Sharon Osbourne, mengungkapkan bahwa konser ini adalah keinginan terbesar Ozzy.
“Dia mengatakan satu-satunya hal yang akan membuatnya bahagia adalah jika dia bisa tampil lagi dan mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemarnya,” kata Sharon.
Penutup Sebuah Era
Bagi para personel Black Sabbath, konser ini memberikan rasa lega dan penyelesaian (closure). Gitaris Tony Iommi menyebut acara tersebut sebagai penutup bagi band, sementara pemain bass Geezer Butler menggambarkan suasana malam itu sebagai “gelombang cinta yang nyata”.
Black Sabbath secara luas diakui sebagai band yang mendefinisikan dan mempopulerkan genre heavy metal. Melalui film ini, Mercury Studios berharap jutaan penggemar dapat merasakan skala pertunjukan stadion sekaligus keintiman sebuah perpisahan dari salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah musik dunia. (bbc/Z-1)
