12 Manfaat Apel bagi Kesehatan, Baik untuk Pencernaan hingga Jantung
Ilustrasi(magnifik)

Apel bukan hanya buah yang praktis dijadikan camilan. Di balik rasanya yang manis dan segar, buah ini menyimpan sejumlah nutrisi yang dapat mendukung kesehatan tubuh. Bahkan, ungkapan “an apple a day keeps the doctor away” disebut Alodokter memiliki dasar karena apel mengandung berbagai zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dalam satu buah apel berukuran sekitar 100 gram, terdapat 84,1 gram air dan 2,6 gram serat. Apel juga mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, tembaga, karbohidrat, serta antioksidan seperti flavonoid dan pektin. Kandungan tersebut kemudian berkaitan dengan beragam manfaat yang bisa diperoleh ketika apel dikonsumsi secara rutin.

Baik untuk Pencernaan hingga Jantung

Salah satu manfaat utama apel berasal dari kandungan seratnya yang dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah konstipasi. Kulit apel juga mengandung serat dan antioksidan, sementara pektin di dalamnya dapat membantu menutrisi bakteri baik di saluran pencernaan.

Manfaat tersebut kemudian berlanjut pada kesehatan jantung. Dilansir dari Alodokter, mengonsumsi satu hingga dua apel setiap hari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung sekaligus menurunkan kadar kolesterol. Kalium, pektin, dan flavonoid juga disebut dapat membantu mencegah penumpukan kolesterol serta peradangan pada dinding pembuluh darah.

Bantu Jaga Gula Darah dan Otak

Apel juga dikaitkan dengan pengaturan kadar gula darah. Flavonoid di dalamnya dapat membantu mencegah lonjakan gula darah melalui beberapa mekanisme, termasuk mendukung produksi insulin dan mengurangi penyerapan gula.

Tidak hanya itu, kandungan kalium dan antioksidan pada apel juga dapat membantu menjaga fungsi otak. Alodokter dalam artikelnya menyebutkan bahwa buah apel berkaitan dengan penurunan risiko Alzheimer dan stroke.

Dari Menjaga Berat Badan hingga Imunitas

Kandungan air dan serat yang tinggi membuat apel memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol porsi makan. Apel juga disebut dapat membantu mengatasi bau mulut, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menyediakan energi melalui kandungan karbohidratnya.

Sementara itu, penelitian juga mengaitkan apel dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker kolorektal, paru-paru, mulut, dan payudara. Namun, artikel Alodokter menegaskan bahwa manfaat tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Sebelum dikonsumsi, apel sebaiknya dicuci dan disikat di bawah air mengalir. Hindari menelan bijinya karena mengandung sianida. Untuk mendapatkan manfaat secara optimal, pilih apel yang segar dan simpan pada suhu 2–4 derajat Celsius.

Sumber: Alodokter



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *