
PIHAK berwenang federal Amerika Serikat melakukan penggeledahan di kediaman aktris Hayden Panettiere yang berlokasi di Los Angeles. Tindakan hukum ini berlangsung selang sembilan hari setelah bintang serial Nashville tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Sebuah sumber mengonfirmasi agen dari Badan Penindakan Narkotika Amerika Serikat (DEA) telah mengantongi surat izin geledah. Langkah ini diambil guna mengumpulkan dan mengamankan bukti-bukti yang berkaitan dengan keterlibatan zat narkotika ilegal.
Keterlibatan agen DEA dalam menangani penyelidikan atas kematian aktris berusia 36 tahun tersebut mengemuka setelah ia ditemukan tutup usia di South Carolina, hanya beberapa hari menjelang ulang tahunnya yang ke-37.
Panettiere ditemukan tidak sadarkan diri pada Minggu, 16 Agustus, sekitar pukul 13.50 waktu setempat di sebuah kediaman di Greenville. Petugas medis darurat yang tiba di lokasi sempat memberikan bantuan medis awal, tetapi Panettiere dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Juru bicara kepolisian setempat mengonfirmasi hasil penyelidikan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda unsur tindak pidana atau kejanggalan di lokasi penemuan.
Kendati demikian, rekaman panggilan darurat (dispatch audio) merekam percakapan para petugas terkait adanya dugaan “overdosis” serta “henti jantung” pada saat kejadian darurat tersebut berlangsung.
Berdasarkan laporan kepolisian, kekasih Panettiere, Brian Hickerson, beserta saudaranya, Zach, berada di lokasi kejadian saat korban mengalami henti jantung. Brian dilaporkan sempat menyerahkan dan memperlihatkan “kantong berisi obat-obatan” yang dikonsumsi oleh Panettiere kepada petugas polisi di tempat kejadian.
Selain itu, sumber kepolisian mengonfirmasi penemuan Narcan, obat pertolongan darurat yang dirancang untuk memulihkan seseorang dari efek overdosis opioid yang mengancam jiwa, di lokasi kejadian pada 17 Agustus.
Pada hari yang sama, Kantor Pemeriksa Keuangan dan Koroner Wilayah Greenville mengumumkan proses autopsi telah selesai dilakukan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, “tidak ditemukan tanda-tanda trauma yang berkontribusi terhadap kematian” aktris tersebut.
Mendiang Hayden Panettiere meninggalkan seorang putri berusia 11 tahun bernama Kaya. Semasa hidupnya, sang aktris dikenal cukup terbuka kepada publik mengenai riwayat perjuangannya melawan ketergantungan obat dan adiksi.
Panettiere mengawali karier di dunia seni peran sejak 1994 saat membintangi opera sabun ABC berjudul One Life to Live. Namanya kian melambung setelah membintangi berbagai film dan serial populer, seperti Heroes, serial drama musikal Nashville, hingga waralaba film horor Scream 4 (2011) dan Scream 6 (2023). (People/Z-2)
