Virza Logika Ungkap Pentingnya Komedian Perbanyak Tampil di Panggung
Weitly Assegaf saat tampil di Open Mic – Benar Benar Komika: Operasi Tangkap Tawa (OTT)(MI/Nike Amalia Sari)

KOMEDIA Virza Logika menyampaikan bahwa ketersediaan panggung merupakan elemen krusial bagi para komedian pemula maupun anggota komunitas untuk mengasah kemampuan mereka. 

Menurut runner-up ajang Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) musim ke-11 pada 2025 ini, wadah dan ruang tampil yang konsisten sangat dibutuhkan, khususnya bagi para komedian yang baru merintis karier di dunia stand-up comedy.

“Menurut saya bagus buat wadah komunitas mencari panggung karena temen-temen komunitas yang menengah ke bawah atau yang baru atau sedikit agak lama butuh panggung,” ungkapnya, di Jakarta Selatan, Selasa (15/9).

Salah satu wadah bagi komunitas stand up comedy untuk tampil ialah Open Mic – Benar Benar Komika: Operasi Tangkap Tawa (OTT) yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (15/9) di Sinou Cafe, Jakarta Selatan.

“Operasi Tangkap Tawa yang dilakukan oleh KPK ini bagus buat kita menambah jam terbang,” tutur Virza.

“Mungkin buat orang umum taunya korupsi itu yang besar-besar ya, nah tapi dibawa komika dan kita membahas, korupsi itu ternyata banyak dan itu bisa dikritik semua,” lanjutnya.

Benar Benar Komika – Operasi Tangkap Tawa (OTT) ialah sebuah kompetisi stand up comedy yang mengajak anak muda dari seluruh Indonesia untuk bisa menyuarakan keresahan dan pandangan mereka mengenai isu korupsi di sekitar melalui bit materi komedi.

Melalui Open Mic – Benar Benar Komika: Operasi Tangkap Tawa (OTT), para komedian  mengemas isu korupsi dengan humor yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. 

Sejumlah komunitas stand up comedy ikut serta dalam kegiatan tersebut, mulai dari Standup Indo Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Depok. Salah seorang peserta kegiatan ialah Weitly Assegaf, dari Komunitas Stand Up Indo Jakarta Barat.

“Tema dari OTT-nya itu korupsi di sekitar kita. Gua tertarik ikut OTT karena memang kalau gua sebagai stand up komedian punya keresahan yang lumayan tebel sama korupsi, sama pemerintah sebenernya terutama program-program kayak MBG, Kopdes dan lain-lain. Sebagai rakyat rasanya kayaknya harus dibahas,” ungkapnya, dalam kesempatan yang sama.

Program kompetisi ini dapat menjadi ruang bagi para komika untuk tidak hanya menunjukkan kemampuan menghibur, namun juga dapat menghadirkan suara kritis mengenai berbagai persoalan integritas dan korupsi yang ditemui.

Sebagai bagian dari rangkaian kompetisi menuju Bootcamp dan Grand Final, KPK menggelar Open Mic Road to Bootcamp dan Grand Final di berbagai daerah. Sebelumnya, kegiatan Open Mic telah diadakan di Bekasi, Samarinda, dan Bogor, dan berhasil “menangkap” tiga Agen OTT yang telah mendapatkan Golden Ticket untuk melaju langsung ke Bootcamp.

Cara ini dinilai efektif karena melibatkan langsung masyarakat dan komunitas stand up comedy untuk berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi melalui bit materi komedi.

Para komika yang terpilih nantinya akan mendapatkan kesempatan mengikuti Bootcamp yang akan didampingi oleh mentor dan narasumber untuk pembekalan dan pengembangan materi, sebelum nantinya tampil di panggung Grand Final pada November 2026.

Selain total hadiah yang mencapai 35 juta rupiah, para komika akan mendapatkan sebuah perjalanan yang berupa pengalaman, pembelajaran, serta kesempatan untuk berkembang bersama para pelaku industri komedi.

Juri dalam Open Mic – Benar Benar Komika: Operasi Tangkap Tawa (OTT), yang digelar di Sinou Cafe, Jakarta Selatan, Selasa (15/9) ialah komedian Bata Efendi, perwakilan KPK Adi Fauzanto, hingga Komika Popon. Acara ini dipandu oleh Komika Virza Logika dan Komika Faisal Wash.

Bagi kamu yang punya materi komedi yang kuat dan punya cerita menarik tentang isu korupsi di sekitar kita, kamu bisa ikut audisi daring dengan cara merekam materi stand up comedy dengan durasi minimal 1 menit. Lalu, mengunggah melalui Instagram dengan mention @suaraantikorupsi.kpk, kemudian mengisi formulir pendaftaran melalui situs s.id/OperasiTangkapTawa. Pendaftaran dibuka hingga 19 September 2026. (Z-10)

 



Source link

By Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *