{"id":95673,"date":"2026-08-30T15:31:43","date_gmt":"2026-08-30T08:31:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/30\/kebakaran-pasar-belik-pemalang-ratusan-kios-dan-lapak-pasar-ludes-dilalap-api\/"},"modified":"2026-08-30T15:31:43","modified_gmt":"2026-08-30T08:31:43","slug":"kebakaran-pasar-belik-pemalang-ratusan-kios-dan-lapak-pasar-ludes-dilalap-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/30\/kebakaran-pasar-belik-pemalang-ratusan-kios-dan-lapak-pasar-ludes-dilalap-api\/","title":{"rendered":"Kebakaran Pasar Belik Pemalang, Ratusan Kios dan Lapak Pasar Ludes Dilalap Api"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/30\/1788077691_f5905e15c3621faf98ef.jpg\" alt=\"Kebakaran Pasar Belik Pemalang, Ratusan Kios dan Lapak Pasar Ludes Dilalap Api\"\/><figcaption>Suasana usai kebakaran di pasar Belik, Pemalang, Jawa Tengah.(Dok. MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran\" title=\"kebakaran\">KEBAKARAN<\/a> hebat melanda <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pasar-belik\" title=\"Pasar Belik\">Pasar Belik<\/a>, Kecamatan Belik, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kabupaten-pemalang\" title=\"Kabupaten Pemalang\">Kabupaten Pemalang<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jawa-tengah\" title=\"Jawa Tengah\">Jawa Tengah<\/a>, pada Sabtu (29\/8) malam. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 120 kios dan 500 lapak ludes terbakar. Guna mengusut penyebab pasti kejadian tersebut, Polda Jawa Tengah telah menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) ke lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Berdasarkan pemantauan pada Minggu (30\/8), api yang menghanguskan pasar tradisional tersebut telah berhasil dipadamkan. Ratusan pedagang tampak berkerumun di sekitar puing-puing bangunan yang kini telah dipasangi garis polisi (<em>police line<\/em>). Sebagian pedagang berusaha mengais sisa-sisa barang dagangan yang mungkin masih bisa diselamatkan untuk menekan kerugian.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Habis semua, kerugian lebih dari Rp100 juta. Saya mendapatkan informasi dan langsung datang, tetapi toko sudah habis,&#8221; ujar Sutinah, salah seorang pedagang kelontong yang menjadi korban kebakaran tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927454\/pasar-belik-pemalang-kebakaran-empat-mobil-damkar-dikerahkan-ke-lokasi\" title=\"Pasar Belik Pemalang Kebakaran, Empat Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi\" target=\"_blank\">Pasar Belik Pemalang Kebakaran, Empat Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kepala Polres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menjelaskan bahwa dari total keseluruhan 187 kios dan 635 lapak yang ada di Pasar Belik, sebagian besar hangus terbakar. Api mulai terlihat sekitar pukul 18.00 WIB dan proses pemadaman berlangsung hingga dini hari.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga kini proses pendinginan masih berlanjut. Kami meminta agar warga tidak terlalu mendekat ke lokasi karena dikhawatirkan masih ada sisa bara api,&#8221; kata AKBP Rendy, Minggu (30\/8).<\/p>\n<p>Menurut Rendy, banyaknya material yang mudah terbakar serta hembusan angin yang cukup kencang menjadi kendala utama tim pemadam dalam menjinakkan api. Hal ini menyebabkan api merembet dengan sangat cepat ke bagian lain pasar. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di lokasi untuk mengamankan barang-barang pedagang yang selamat dari jarahan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/834627\/10-fakta-tragedi-kebakaran-hong-kong-dari-respons-xi-jinping-hingga-nasib-wni\" title=\"10 Fakta Tragedi Kebakaran Hong Kong, dari Respons Xi Jinping hingga Nasib WNI\" target=\"_blank\">10 Fakta Tragedi Kebakaran Hong Kong, dari Respons Xi Jinping hingga Nasib WNI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Terkait penyebab kebakaran, Polres Pemalang masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Labfor Polda Jawa Tengah. Puluhan personel dari Polres Pemalang dan Polsek Belik juga dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan awal serta pengamanan di area terdampak.<\/p>\n<p>Sementara itu, Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pemalang telah menerjunkan petugas untuk melakukan pendataan menyeluruh. Pendataan mencakup jumlah kios dan lapak yang terbakar, identitas pedagang, hingga estimasi total kerugian materiil.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga akan segera menyiapkan lokasi untuk merelokasi ratusan pedagang agar mereka tetap dapat berjualan. Meskipun demikian, hingga saat ini lokasi relokasi tersebut masih dalam tahap pembahasan,&#8221; pungkas Nurkholes. (H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927620\/kebakaran-pasar-belik-pemalang-ratusan-kios-dan-lapak-pasar-ludes-dilalap-api\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suasana usai kebakaran di pasar Belik, Pemalang, Jawa Tengah.(Dok. MI) KEBAKARAN hebat melanda Pasar Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Sabtu (29\/8) malam. Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 120 kios dan 500 lapak ludes terbakar. Guna mengusut penyebab pasti kejadian tersebut, Polda Jawa Tengah telah menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) ke lokasi kejadian. Berdasarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":95674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-95673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}