{"id":95432,"date":"2026-08-30T00:20:36","date_gmt":"2026-08-29T17:20:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/30\/imigrasi-tahan-dua-warga-nigeria-di-ubud-satu-orang-overstay-379-hari\/"},"modified":"2026-08-30T00:20:36","modified_gmt":"2026-08-29T17:20:36","slug":"imigrasi-tahan-dua-warga-nigeria-di-ubud-satu-orang-overstay-379-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/30\/imigrasi-tahan-dua-warga-nigeria-di-ubud-satu-orang-overstay-379-hari\/","title":{"rendered":"Imigrasi Tahan Dua Warga Nigeria di Ubud, Satu Orang Overstay 379 Hari"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/29\/1788013697_25f52f339eb0688d060c.jpg\" alt=\"Imigrasi Tahan Dua Warga Nigeria di Ubud, Satu Orang Overstay 379 Hari\"\/><figcaption>Ilustrasi.(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KANTOR <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/imigrasi\" title=\"imigrasi\">Imigrasi<\/a> Kelas I TPI <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/denpasar\" title=\"Denpasar\">Denpasar<\/a> mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Nigeria yang terindikasi melanggar ketentuan keimigrasian di kawasan wisata <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ubud\" title=\"Ubud\">Ubud<\/a>, Kabupaten Gianyar, Bali.<\/p>\n<p>Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, mengungkapkan bahwa salah satu WNA tersebut diketahui telah melebihi masa izin tinggal (<em>overstay<\/em>) selama 379 hari. Sementara itu, satu WNA lain\u00a0tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian yang sah saat diperiksa petugas.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Keduanya diamankan dalam patroli keimigrasian yang berlangsung di Ubud pada Kamis (27\/8) malam. Dalam proses penindakan, salah seorang dari mereka sempat berusaha melarikan diri untuk menghindari pemeriksaan petugas sebelum akhirnya berhasil ditangkap kembali.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/683445\/mengaku-investor-pria-as-bawa-senjata-tajam-dan-merusak-rumah-warga-di-bali\" title=\"Mengaku Investor, Pria AS Bawa Senjata Tajam dan Merusak Rumah Warga di Bali\" target=\"_blank\">Mengaku Investor, Pria AS Bawa Senjata Tajam dan Merusak Rumah Warga di Bali<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Keduanya kami bawa ke Denpasar untuk diperiksa lebih lanjut,&#8221; ujar Haryo di Denpasar, Sabtu (29\/8).<\/p>\n<h2>Kronologi Pengawasan di Ubud dan Sanur<\/h2>\n<p>Dalam operasi tersebut, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/imigrasi-denpasar\" title=\"Imigrasi Denpasar\">Imigrasi Denpasar<\/a> menerjunkan dua tim untuk melakukan pengawasan di dua titik utama, yakni Ubud (Kabupaten Gianyar) dan Sanur (Kota Denpasar). Tim yang bertugas di Ubud mengawali operasi dengan berkoordinasi bersama Polsek Ubud sebelum menyisir lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas orang asing.<\/p>\n<p>Saat menyisir salah satu tempat usaha, petugas menerima informasi mengenai keberadaan orang asing yang diduga bermasalah dengan izin tinggal. Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap dua <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wna-nigeria\" title=\"WNA Nigeria\">WNA Nigeria<\/a> di lokasi tersebut. Meski sempat diwarnai aksi pengejaran karena salah satu pelaku mencoba kabur, petugas berhasil mengamankan keduanya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/615874\/bule-pemukul-polisi-di-bali-langsung-dideportasi-usai-divonis\" title=\"Bule Pemukul Polisi di Bali Langsung Dideportasi Usai Divonis\u00a0\" target=\"_blank\">Bule Pemukul Polisi di Bali Langsung Dideportasi Usai Divonis\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, tim yang beroperasi di wilayah Sanur melakukan koordinasi dengan Polsek Denpasar Selatan. Selain melakukan penyisiran, petugas juga memberikan edukasi kepada pengelola usaha mengenai pentingnya pelaporan orang asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Dalam patroli di Sanur, petugas melaporkan tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.<\/p>\n<h2>Komitmen Pengawasan Humanis<\/h2>\n<p>Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Ramdhani, menegaskan bahwa pengawasan terhadap orang asing di Bali dilakukan secara rutin dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis guna menjaga kondusivitas pariwisata.<\/p>\n<p>&#8220;Pengawasan terhadap orang asing merupakan bagian penting dalam memastikan setiap keberadaan dan kegiatan mereka di wilayah Bali sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&#8221; tegas Ramdhani. (Ant\/I-2<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9;\"><strong>Catatan Pelanggaran:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>WNA Nigeria A: Overstay selama 379 hari.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>WNA Nigeria B: Tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Lokasi Penangkapan: Kawasan Wisata Ubud, Gianyar.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927465\/imigrasi-tahan-dua-warga-nigeria-di-ubud-satu-orang-overstay-379-hari\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi.(Magnific) KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mengamankan dua warga negara asing (WNA) asal Nigeria yang terindikasi melanggar ketentuan keimigrasian di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, mengungkapkan bahwa salah satu WNA tersebut diketahui telah melebihi masa izin tinggal (overstay) selama 379 hari. Sementara itu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":95433,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-95432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95432"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95432\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}