{"id":95396,"date":"2026-08-29T22:47:50","date_gmt":"2026-08-29T15:47:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/29\/ekonom-ugm-soroti-target-80-ribu-koperasi-desa-tekankan-integritas-dan-tata-kelola\/"},"modified":"2026-08-29T22:47:50","modified_gmt":"2026-08-29T15:47:50","slug":"ekonom-ugm-soroti-target-80-ribu-koperasi-desa-tekankan-integritas-dan-tata-kelola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/29\/ekonom-ugm-soroti-target-80-ribu-koperasi-desa-tekankan-integritas-dan-tata-kelola\/","title":{"rendered":"Ekonom UGM Soroti Target 80 Ribu Koperasi Desa, Tekankan Integritas dan Tata Kelola"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/29\/1788018108_d4b0455083de55e77717.jpg\" alt=\"Ekonom UGM Soroti Target 80 Ribu Koperasi Desa, Tekankan Integritas dan Tata Kelola\"\/><figcaption>Pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p>PEMERINTAH didorong tidak hanya mengejar jumlah dalam pembentukan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDMP), tetapi juga memastikan penguatan kapasitas, tata kelola, dan integritas pengelola koperasi. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pertumbuhan-jumlah-koperasi\" title=\"Pertumbuhan jumlah koperasi\">Pertumbuhan jumlah koperasi<\/a> dinilai harus sejalan dengan kemampuan lembaga tersebut memenuhi kebutuhan anggotanya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Amirullah Setya Hardi, menilai target pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih merupakan program besar yang membutuhkan kajian dan kesiapan kelembagaan yang matang.<\/p>\n<p>Menurut dia, tujuan yang dibebankan kepada koperasi desa juga terlalu luas, mulai dari meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, menciptakan lapangan kerja, hingga menekan inflasi.<\/p>\n<p>\u201cTujuan Koperasi Desa Merah Putih itu terlalu banyak. Padahal seharusnya tidak begitu, karena tujuan koperasi itu tunggal, yaitu mencukupi kebutuhan anggota. Itu saja. Kalau kebutuhan anggota terpenuhi, maka dengan sendirinya mereka akan sejahtera,\u201d ujar Amirullah, Sabtu (29\/8), di Yogyakarta.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, orientasi utama koperasi seharusnya berangkat dari kebutuhan anggota. Karena itu, keberhasilan koperasi tidak cukup diukur dari jumlah lembaga yang dibentuk, melainkan dari kemampuan memberikan manfaat ekonomi kepada anggotanya.<\/p>\n<p><strong>KINERJA KOPERASI<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nAmirullah menyoroti data kinerja koperasi nasional yang menunjukkan adanya kesenjangan antara pertumbuhan aset dan peningkatan hasil usaha. Berdasarkan data Kementerian Koperasi, modal sendiri koperasi nasional meningkat dari Rp105 triliun pada 2024 menjadi Rp113,46 triliun pada 2025.<\/p>\n<p>Pada periode yang sama, total aset koperasi naik dari Rp293,14 triliun menjadi Rp325,87 triliun. Namun, peningkatan tersebut belum diikuti pertumbuhan Sisa Hasil Usaha (SHU) secara signifikan.<\/p>\n<p>SHU koperasi nasional hanya meningkat dari Rp8,1 triliun pada 2024 menjadi Rp8,8 triliun pada 2025. \u201cSHU kita hanya naik dari Rp8,1 triliun menjadi Rp8,8 triliun. Coba bandingkan dengan dana yang sudah digelontorkan, kenaikannya sangat kecil. Yang justru berubah secara signifikan itu jumlah tenaga kerja dan jumlah Nomor Induk Berusaha-nya,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Kesenjangan antara kuantitas dan kualitas juga terlihat dari pertumbuhan jumlah koperasi. Jumlah koperasi meningkat dari 131.617 unit pada 2024 menjadi 222.462 unit pada 2025.<\/p>\n<p>Namun, jumlah anggota hanya bertambah dari 29.819.216 orang menjadi 31.850.469 orang. Sementara jumlah tenaga kerja melonjak dari 669.164 menjadi 1.189.176 orang. Adapun jumlah manajer dan karyawan tidak mengalami peningkatan signifikan.<\/p>\n<p>Amirullah juga menyoroti kecepatan proses pembentukan KDMP. Program tersebut mulai dibahas dalam retreat kepala daerah di Akademi Militer Magelang pada 21-28 Februari 2025. Pemerintah kemudian mengumumkan rencana pembentukan 80.000 koperasi desa dalam rapat terbatas di Istana Negara pada 3 Maret 2025.<\/p>\n<p>Tahapan pembentukan kemudian dilanjutkan dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih pada 27 Maret 2025. Pemerintah juga membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembentukan KDMP melalui Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 pada 2 Mei 2025.<\/p>\n<p>Program tersebut kemudian diresmikan bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025. Dalam periode pembentukannya, tercatat sekitar 20.000 koperasi baru terbentuk atau rata-rata sekitar 666 koperasi per hari.<\/p>\n<p><strong>KAJIAN AKADEMIK<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nMenurut Amirullah, kecepatan pembentukan koperasi perlu diimbangi dengan kajian akademik dan perencanaan yang matang, terutama karena program tersebut membutuhkan investasi infrastruktur dalam skala besar.<\/p>\n<p>Ia mencontohkan pembangunan gerai fisik koperasi. Dari 38.064 pengajuan lahan, biaya pembangunan rata-rata disebut mencapai Rp3,8 miliar per unit.<\/p>\n<p>\u201cSejauh yang saya tahu dari pernyataan pejabat terkait di berbagai media, kajian yang mendasari pembentukan 80.000 koperasi desa masih minim. Pertanyaannya, atas dasar apa penetapan target sebesar itu, sementara di lapangan setiap unit membutuhkan biaya pembangunan gerai fisik hingga Rp3,8 miliar,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Data dashboard simkopdes.go.id per Juli 2026 mencatat terdapat 83.382 koperasi yang terdaftar. Sebanyak 79.707 koperasi telah memiliki akun, 80.978 memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, dan 60.792 telah memiliki Nomor Induk Berusaha.<\/p>\n<p>Dari 38.064 pengajuan lahan untuk pembangunan gerai fisik, sebanyak 35.861 telah terverifikasi. Sebanyak 17.462 unit telah rampung dibangun, sedangkan 17.933 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.<\/p>\n<p>Namun, Amirullah menilai capaian administratif dan pembangunan fisik tersebut belum sepenuhnya mencerminkan aktivitas kelembagaan koperasi. Dari total koperasi yang terdaftar, baru 50.255 unit tercatat telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan. Sebanyak 18.750 unit lainnya belum melaksanakan RAT.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya kajian kebutuhan masyarakat dalam menentukan lokasi koperasi desa. Penempatan koperasi, menurut dia, tidak seharusnya semata-mata mengikuti pola persaingan usaha seperti gerai ritel modern.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita lihat pola lokasinya, ini logikanya sama seperti minimarket yang bersaing berdekatan, bukan hasil kajian kebutuhan masyarakat. Ada desa yang menolak karena mereka sadar itu tidak efisien secara ekonomi buat mereka,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Meski memberikan sejumlah catatan kritis, Amirullah menilai program KDMP tetap berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian secara agregat. Peningkatan belanja pemerintah untuk pembangunan koperasi dapat mendorong aktivitas ekonomi melalui peningkatan pengeluaran pemerintah. Namun, keberlanjutan program tetap bergantung pada kualitas tata kelola dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>Untuk itu, Amirullah menawarkan pendekatan penta helix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media. Kelima unsur tersebut perlu menjalankan fungsi masing-masing secara profesional untuk memastikan koperasi tidak sekadar bertambah secara jumlah.<\/p>\n<p>\u201cYang dibutuhkan bukan hanya kuantitas koperasi, tetapi integritas dan profesionalisme dari semua pihak yang terlibat. Tercapainya kesejahteraan anggota koperasi menjadi cara untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,\u201d pungkasnya. (E-2)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927484\/ekonom-ugm-soroti-target-80-ribu-koperasi-desa-tekankan-integritas-dan-tata-kelola\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengendara sepeda motor melintas di depan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Bajoe, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.(Antara) \u00a0 PEMERINTAH didorong tidak hanya mengejar jumlah dalam pembentukan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih (KDMP), tetapi juga memastikan penguatan kapasitas, tata kelola, dan integritas pengelola koperasi. Pertumbuhan jumlah koperasi dinilai harus sejalan dengan kemampuan lembaga tersebut memenuhi kebutuhan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":95397,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-95396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95396\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}