{"id":95168,"date":"2026-08-29T12:36:37","date_gmt":"2026-08-29T05:36:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/29\/karhutla-kepung-khdtk-labanan-api-mendekati-sekolah-orangutan\/"},"modified":"2026-08-29T12:36:37","modified_gmt":"2026-08-29T05:36:37","slug":"karhutla-kepung-khdtk-labanan-api-mendekati-sekolah-orangutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/29\/karhutla-kepung-khdtk-labanan-api-mendekati-sekolah-orangutan\/","title":{"rendered":"Karhutla Kepung KHDTK Labanan, Api Mendekati Sekolah Orangutan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/29\/1787974859_4db343ee75360def38bc.jpg\" alt=\"Karhutla Kepung KHDTK Labanan, Api Mendekati Sekolah Orangutan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok COP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KOBARAN api kembali menghanguskan kawasan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/khdtk-labanan\" title=\"KHDTK Labanan\">KHDTK Labanan<\/a>, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di tengah cuaca panas dan musim kemarau, api dengan cepat menjalar di antara semak belukar kering yang memenuhi kawasan hutan.<\/p>\n<p>Tiupan angin yang cukup kencang membuat petugas harus bekerja lebih cepat. Api terus bergerak mengikuti vegetasi kering, sehingga pemadaman dilakukan secara berpindah untuk mencegah kobaran meluas ke area hutan yang lebih luas.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Di lapangan, petugas gabungan menghadapi persoalan lain yang tak kalah berat, yakni keterbatasan pasokan air. Lokasi sumber air berada cukup jauh dari titik <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran\" title=\"kebakaran\">kebakaran<\/a>, sehingga mobilisasi menjadi salah satu tantangan dalam operasi pemadaman.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927064\/kalsel-akui-kesulitan-tangani-lahan-gambut-yang-terbakar\" title=\"Kalsel Akui Kesulitan Tangani Lahan Gambut yang Terbakar\u00a0\" target=\"_blank\">Kalsel Akui Kesulitan Tangani Lahan Gambut yang Terbakar\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Anggota Manggala Agni, Eko, mengatakan petugas saat ini hanya didukung dua unit tangki air berkapasitas sekitar 1.200 liter. Kondisi tersebut membuat penggunaan air harus diperhitungkan secara maksimal saat menghadapi api yang terus menjalar.<\/p>\n<p>\u201cKendala kami di lapangan itu sumber air cukup jauh. Tangki yang tersedia juga hanya dua unit dengan kapasitas sekitar 1.200 liter. Jadi ketika air habis, kami harus kembali lagi untuk mengambil air sebelum melanjutkan pemadaman,\u201d kata Eko.<\/p>\n<p>Menurutnya, petugas menggunakan mesin bertekanan tinggi agar semprotan air dapat menjangkau titik api dengan lebih efektif. Namun, konsekuensinya, persediaan air di dalam tangki menjadi lebih cepat habis.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/926903\/kebakaran-lahan-gambut-di-penyangga-tnbs-jambi-berhasil-dikendalikan\" title=\"Kebakaran Lahan Gambut di Penyangga TNBS Jambi Berhasil Dikendalikan\" target=\"_blank\">Kebakaran Lahan Gambut di Penyangga TNBS Jambi Berhasil Dikendalikan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cKami menggunakan mesin bertekanan tinggi supaya pemadaman lebih maksimal. Tetapi air juga lebih cepat terkuras, sehingga kami harus terus melakukan pengisian ulang dan kembali ke lokasi api,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kebakaran kali ini menjadi perhatian karena lokasi api disebut telah mendekati kawasan sekolah hutan yang dikelola Centre for Orangutan Protection (COP). Kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya rehabilitasi dan perlindungan orangutan.<\/p>\n<p>Direktur Centre for Orangutan Protection, Daniek Hendarto, mengingatkan bahwa kebakaran hutan tidak hanya menyebabkan hilangnya tutupan vegetasi, tetapi juga dapat mengancam kehidupan satwa liar yang bergantung pada kawasan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap tidak ada lagi masyarakat yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan KHDTK. Dampaknya bukan hanya terhadap hutan dan orangutan, tetapi asap dari kebakaran juga membahayakan kesehatan manusia,\u201d tegas Daniek.<\/p>\n<p>Ia menilai perlindungan kawasan hutan harus menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih, kawasan KHDTK Labanan memiliki fungsi ekologis yang penting dan berada berdekatan dengan area konservasi serta sekolah hutan orangutan.<\/p>\n<p>Sementara itu, petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik rawan. Pengendalian dilakukan untuk memastikan api tidak kembali membesar dan merembet ke kawasan hutan yang lebih luas, termasuk area di sekitar sekolah hutan orangutan. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/927353\/karhutla-kepung-khdtk-labanan-api-mendekati-sekolah-orangutan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok COP) KOBARAN api kembali menghanguskan kawasan KHDTK Labanan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di tengah cuaca panas dan musim kemarau, api dengan cepat menjalar di antara semak belukar kering yang memenuhi kawasan hutan. Tiupan angin yang cukup kencang membuat petugas harus bekerja lebih cepat. Api terus bergerak mengikuti vegetasi kering, sehingga pemadaman dilakukan secara berpindah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":95169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-95168","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=95168"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/95168\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/95169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=95168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=95168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=95168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}