{"id":9510,"date":"2024-07-13T03:32:18","date_gmt":"2024-07-13T03:32:18","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/13\/pencarian-7-orang-akibat-kapal-nelayan-rembang-tenggelam-dilanjutkan\/"},"modified":"2024-07-13T03:32:18","modified_gmt":"2024-07-13T03:32:18","slug":"pencarian-7-orang-akibat-kapal-nelayan-rembang-tenggelam-dilanjutkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/13\/pencarian-7-orang-akibat-kapal-nelayan-rembang-tenggelam-dilanjutkan\/","title":{"rendered":"Pencarian 7 Orang Akibat Kapal Nelayan Rembang Tenggelam Dilanjutkan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/b8e37b82153e61f5dde1f889a7326ae6.jpg\" alt=\"Pencarian 7 Orang Akibat Kapal Nelayan Rembang Tenggelam Dilanjutkan\"\/><figcaption>Tim SAR masih mencari 7 anak buah kapal (ABK) yang tenggelam di Perairan Karimunjawa, Jepara.\u00a0(Dok.SAR)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SEBUAH kapal nelayan asal Kabupaten Rembang dengan nama lambung KM Soneta membawa 16 anak buah kapal (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/abk\" rel=\"dofollow\" title=\"ABK\">ABK<\/a>) tenggelam di Perairan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/karimunjawa\" rel=\"dofollow\" title=\"Karimunjawa\">Karimunjawa<\/a>, Kabupaten <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jepara\" rel=\"dofollow\" title=\"Jepara\">Jepara<\/a>. Sembilan orang selamat dan tujuh orang ABK masih dalam pencarian.<\/p>\n<p>Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (13\/7), sejak pagi Tim SAR Semarang bertolak dari Pelabuhan Rakyat Karimunjawa menuju ke arah barat dan timur, mencari 7 ABK yang hilang. Diketahui, Kapal RM Soneta membawa 16 ABK mengalami kecelakaan laut di sekitar 6 mil dari Pulau Karimunjawa pada Jumat (12\/7) sekitar pukul 16.25 WIB.\u00a0\n<\/p>\n<p>&#8220;Sudah sembilan ABK ditemukan selamat oleh KM Bintang Barokah, kapal nelayan lainnya \u00a0menuju Pelabuhan Tegal,&#8221; kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang Budiono, Jumat (12\/7). <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/673477\/kapal-nelayan-tenggelam-di-perairan-semujur-babel-9-abk-selamat\" rel=\"dofollow noopener\" target=\"_blank\" title=\"Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Semujur Babel, 9 ABK Selamat\">Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Semujur Babel, 9 ABK Selamat<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Usai menerima laporan, tim SAR Semarang langsung bergerak mengirimkan tim dari KN SAR Sadewa untuk melakukan pencarian.\n<\/p>\n<p>Ke-16 ABK dalam kapal itu yakni Mukamad Sujadi, Khamim, Darkim, Kasmun, Nur Cholis, Nur Rawawi, Sarju, Supono, Sumardi, Sunardi, Sulaimin, Andik, Derman, Jaidi, Muntari, dan Damuri. Tujuh ABK yang belum ditemukan ialah Sujadi, Darkim, Kasmun, Nur Nawawi, Sarju, Supono, dan Sunardi.\n<\/p>\n<p>Tim SAR melibatkan nelayan dalam pencarian ini.\n<\/p>\n<p>&#8220;Melalui Stasiun Radio Pantai Karimunjawa kepada kapal-kapal yang melintas Perairan Karimunjawa, kita minta dapat membantu melakukan pencarian,&#8221; imbuhnya.\n<\/p>\n<p>Menyangkut penyebab tenggelamnya kapal nelayan asal Rembang tersebut, Budiono mengatakan belum diketahui secara pasti. Tenggelamnya kapal itu perkirakan terjadi akibat terjangan gelombang tinggi di perairan tersebut setelah sebelumnya mengalami kerusakan atau kebocoran. (Z-3)\n<\/p>\n<p>\u00a0\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/684744\/pencarian-7-orang-akibat-kapal-nelayan-rembang-tenggelam-dilanjutkan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim SAR masih mencari 7 anak buah kapal (ABK) yang tenggelam di Perairan Karimunjawa, Jepara.\u00a0(Dok.SAR) SEBUAH kapal nelayan asal Kabupaten Rembang dengan nama lambung KM Soneta membawa 16 anak buah kapal (ABK) tenggelam di Perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Sembilan orang selamat dan tujuh orang ABK masih dalam pencarian. Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (13\/7), sejak pagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9511,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-9510","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9510","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9510"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9510\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9511"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9510"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9510"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9510"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}