{"id":9454,"date":"2024-07-12T23:58:01","date_gmt":"2024-07-12T23:58:01","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/12\/72-persen-publik-israel-ingin-netanyahu-mundur-setelah-serangan-hamas-7-oktober\/"},"modified":"2024-07-12T23:58:01","modified_gmt":"2024-07-12T23:58:01","slug":"72-persen-publik-israel-ingin-netanyahu-mundur-setelah-serangan-hamas-7-oktober","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/12\/72-persen-publik-israel-ingin-netanyahu-mundur-setelah-serangan-hamas-7-oktober\/","title":{"rendered":"72 Persen Publik Israel Ingin Netanyahu Mundur Setelah Serangan Hamas 7 Oktober"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/62a636fafad444220182c3fed03155c0.jpg\" alt=\"72 Persen Publik Israel Ingin Netanyahu Mundur Setelah Serangan Hamas 7 Oktober\"\/><figcaption>Sebuah survei Channel 12 mengungkapkan 72% publik Israel ingin Benjamin Netanyahu mengundurkan diri terkait serangan Hamas pada 7 Oktober.\u00a0(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SEBUAH survei oleh saluran berita <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\" rel=\"dofollow\">Israel<\/a>, Channel 12, menemukan 72 persen publik Israel menginginkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/benjamin-netanyahu\" title=\"Benjamin Netanyahu\" rel=\"dofollow\">Benjamin Netanyahu<\/a> mengundurkan diri setelah serangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hamas\" title=\"Hamas\" rel=\"dofollow\">Hamas<\/a> pada 7 Oktober.<\/p>\n<p>Menurut survei tersebut, 44% responden percaya bahwa Netanyahu perlu mengundurkan diri sekarang, sementara 28% mengatakan dia harus mundur setelah perang di Gaza berakhir.\n<\/p>\n<p>Survei juga menemukan 64% responden mendukung perjanjian <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gencatan-senjata\" title=\"gencatan senjata\" rel=\"dofollow\">gencatan senjata<\/a> yang dapat membebaskan tawanan Israel di Gaza. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/676953\/anggota-kabinet-perang-israel-benny-gantz-mengundurkan-diri\" title=\"Anggota Kabinet Perang Israel Benny Gantz Mengundurkan Diri\u00a0\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Anggota Kabinet Perang Israel Benny Gantz Mengundurkan Diri\u00a0<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Sementara itu, Forum Keluarga Tahanan dan Orang Hilang mengecam sikap keras Netanyahu selama negosiasi gencatan senjata di Gaza yang dapat membebaskan para tawanan di wilayah yang dikepung tersebut.\n<\/p>\n<p>\u201cPerilaku Netanyahu sangat ceroboh. Ini adalah kesempatan yang mungkin tidak akan kita dapatkan lagi,\u201d kata organisasi tersebut, seperti yang dikutip oleh surat kabar Israel Haaretz.\n<\/p>\n<p>\u201cIni kesempatan sekarang atau tidak sama sekali. Pada saat semua orang menyadari situasi dan bekerja sama, mungkin tidak ada lagi yang bisa dibawa pulang. Keluarga-keluarga meminta kepada perdana menteri \u2013 kami mendukung kesepakatan Netanyahu, sekarang giliran Anda untuk mendukung kesepakatan yang Anda tawarkan.\u201d\n<\/p>\n<p>Komentar ini muncul setelah laporan media bahwa Netanyahu mengeraskan sikapnya di tengah perbedaan pendapat dengan timnya sendiri, termasuk kepala intelijen, David Barnea. (Al Jazeera\/Z-3)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/684717\/72-persen-publik-israel-ingin-netanyahu-mundur-setelah-serangan-hamas-7-oktober\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah survei Channel 12 mengungkapkan 72% publik Israel ingin Benjamin Netanyahu mengundurkan diri terkait serangan Hamas pada 7 Oktober.\u00a0(AFP) SEBUAH survei oleh saluran berita Israel, Channel 12, menemukan 72 persen publik Israel menginginkan Benjamin Netanyahu mengundurkan diri setelah serangan Hamas pada 7 Oktober. Menurut survei tersebut, 44% responden percaya bahwa Netanyahu perlu mengundurkan diri sekarang, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-9454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9454"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9454\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}