{"id":91604,"date":"2026-08-22T17:17:44","date_gmt":"2026-08-22T10:17:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/22\/bps-jelaskan-fungsi-desil-dalam-data-tunggal-sosial-ekonomi-nasional\/"},"modified":"2026-08-22T17:17:44","modified_gmt":"2026-08-22T10:17:44","slug":"bps-jelaskan-fungsi-desil-dalam-data-tunggal-sosial-ekonomi-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/22\/bps-jelaskan-fungsi-desil-dalam-data-tunggal-sosial-ekonomi-nasional\/","title":{"rendered":"BPS Jelaskan Fungsi Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/22\/1787393168_9097c74719fb078a1ffd.png\" alt=\"BPS Jelaskan Fungsi Desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional\"\/><figcaption>Ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan peran strategis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dtsen\" title=\"DTSEN\">DTSEN<\/a>) sebagai rujukan tunggal pemerintah dalam perencanaan dan evaluasi program nasional. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, DTSEN mengintegrasikan berbagai basis data besar untuk memastikan kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran.<\/p>\n<p>Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa salah satu elemen krusial dalam DTSEN adalah penggunaan &#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/desil\" title=\"desil\">desil<\/a>&#8220;. Ia menekankan bahwa desil harus dipahami sebagai pemeringkatan kesejahteraan yang bersifat relatif, bukan ukuran absolut kemiskinan atau nominal kekayaan tertentu.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Memahami Arti Desil dalam DTSEN<\/h3>\n<p>Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya. Dalam sistem ini, seluruh keluarga diperingkatkan dan dibagi menjadi 10 kelompok, di mana masing-masing kelompok mencakup sekitar 10 persen dari total keluarga.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/924693\/dtsen-jadi-rujukan-nasional-bps-jelaskan-arti-desil-kesejahteraan\" title=\"DTSEN Jadi Rujukan Nasional, BPS Jelaskan Arti Desil Kesejahteraan\" target=\"_blank\">DTSEN Jadi Rujukan Nasional, BPS Jelaskan Arti Desil Kesejahteraan<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Kelompok Desil<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan Kesejahteraan Relatif<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Desil 1<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tingkat kesejahteraan relatif paling rendah<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Desil 2 &#8211; 9<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kelompok menengah secara bertahap<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Desil 10<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>&#8220;Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya. Angka desil bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi, melainkan gambaran posisi dalam pemeringkatan kesejahteraan,&#8221; ujar Amalia dalam keterangan tertulis, Jumat (21\/8\/2026).<\/p>\n<h3>Metode Proxy Means Test (PMT)<\/h3>\n<p>Penentuan desil tidak hanya didasarkan pada satu indikator seperti penghasilan atau daya listrik saja. BPS menggunakan metode statistik <i>Proxy Means Test<\/i> (PMT) yang mempertimbangkan berbagai karakteristik secara simultan, meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Kondisi perumahan dan sumber air minum.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Bahan bakar energi untuk memasak.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kepemilikan aset dan konsumsi listrik.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Komposisi keluarga, tingkat pendidikan, dan pekerjaan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kondisi kesehatan serta disabilitas.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Metode PMT ini merupakan standar internasional yang digunakan untuk mengestimasi kesejahteraan ketika data pendapatan sulit diverifikasi secara langsung.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/924178\/ada-perubahan-desil-pemprov-diy-selaraskan-data-dengan-bps\" title=\"Ada Perubahan Desil, Pemprov DIY Selaraskan Data dengan BPS\" target=\"_blank\">Ada Perubahan Desil, Pemprov DIY Selaraskan Data dengan BPS<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Cakupan Data dan Mekanisme Pemutakhiran<\/h3>\n<p>Hingga 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 telah mencakup data yang sangat masif untuk mendukung integrasi nasional.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Statistik DTSEN Versi 3 (Per 10 Juli 2026):<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Record Individu:<\/strong> 290,13 juta jiwa<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Record Keluarga:<\/strong> 95,98 juta keluarga<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<p>DTSEN dibangun dari integrasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), P3KE, dan Regsosek, yang kemudian disinkronkan dengan data kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri.<\/p>\n<p>Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian data dapat melakukan pembaruan melalui mekanisme usul dan sanggah di kanal resmi seperti <i>cekbansos.kemensos.go.id<\/i>, aplikasi SIKS-NG di tingkat desa\/kelurahan, atau melalui laman <i>dtsen-form.bps.go.id<\/i>. BPS menegaskan bahwa pengajuan pembaruan tidak otomatis mengubah posisi desil, karena data akan dihitung kembali berdasarkan metode statistik yang berlaku.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/924777\/bps-jelaskan-fungsi-desil-dalam-data-tunggal-sosial-ekonomi-nasional\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Antara) Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan peran strategis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan tunggal pemerintah dalam perencanaan dan evaluasi program nasional. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, DTSEN mengintegrasikan berbagai basis data besar untuk memastikan kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran. Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":91605,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-91604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91604"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91604\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91605"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}