{"id":90730,"date":"2026-08-20T23:04:41","date_gmt":"2026-08-20T16:04:41","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/15-dampak-jarang-keramas-untuk-rambut\/"},"modified":"2026-08-20T23:04:41","modified_gmt":"2026-08-20T16:04:41","slug":"15-dampak-jarang-keramas-untuk-rambut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/15-dampak-jarang-keramas-untuk-rambut\/","title":{"rendered":"15 Dampak Jarang Keramas untuk Rambut"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/20\/1787241435_4d41a91426afa2051566.jpg\" alt=\"15 Dampak Jarang Keramas untuk Rambut\"\/><figcaption>Berikut Dampak Jarang Keramas untuk Rambut(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keramas\" title=\"Keramas\">KERAMAS<\/a> adalah kegiatan membersihkan rambut dan kulit kepala menggunakan air serta produk pembersih seperti sampo untuk menghilangkan keringat, minyak, debu, sel kulit mati, dan sisa produk perawatan rambut.<\/p>\n<p>Keramas secara tepat dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan rambut serta kulit kepala.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Rambut Lebih Berminyak<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak alami atau sebum dapat menumpuk sehingga rambut terlihat lebih lepek.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/917837\/13-dampak-keramas-setiap-hari\" title=\"13 Dampak Keramas Setiap Hari\" target=\"_blank\">13 Dampak Keramas Setiap Hari<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Kulit Kepala Terasa Kotor<\/strong><\/h3>\n<p>Keringat, debu, dan minyak yang menumpuk dapat membuat kulit kepala terasa kurang nyaman.<\/p>\n<h3><strong>3. Muncul Ketombe<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan minyak dan sel kulit mati dapat berkontribusi terhadap munculnya serpihan pada kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>4. Kulit Kepala Gatal<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan keringat, minyak, dan residu dapat membuat kulit kepala terasa gatal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904051\/seberapa-sering-harus-keramas-ini-panduan-berdasarkan-jenis-rambut\" title=\"Seberapa Sering Harus Keramas? Ini Panduan Berdasarkan Jenis Rambut\" target=\"_blank\">Seberapa Sering Harus Keramas? Ini Panduan Berdasarkan Jenis Rambut<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Rambut Terlihat Kusam<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak dan kotoran yang menempel dapat membuat rambut kehilangan tampilan segarnya.<\/p>\n<h3><strong>6. Rambut Menjadi Lepek<\/strong><\/h3>\n<p>Sebum berlebih dapat membuat helaian rambut saling menempel dan tampak tidak bervolume.<\/p>\n<h3><strong>7. Muncul Bau Kurang Sedap<\/strong><\/h3>\n<p>Keringat, minyak, dan mikroorganisme pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut atau kulit kepala berbau kurang sedap.<\/p>\n<h3><strong>8. Penumpukan Produk Perawatan<\/strong><\/h3>\n<p>Sisa sampo, kondisioner, gel, wax, atau produk penataan rambut dapat menumpuk jika tidak dibersihkan secara rutin.<\/p>\n<h3><strong>9. Kulit Kepala Lebih Berminyak<\/strong><\/h3>\n<p>Pada sebagian orang, jarang membersihkan rambut dapat membuat minyak semakin terasa di kulit kepala.<\/p>\n<h3><strong>10. Rambut Lebih Sulit Ditata<\/strong><\/h3>\n<p>Rambut yang terlalu berminyak atau penuh residu produk dapat lebih sulit ditata sesuai keinginan.<\/p>\n<h3><strong>11. Kulit Kepala Terasa Tidak Nyaman<\/strong><\/h3>\n<p>Penumpukan berbagai zat di kulit kepala dapat menimbulkan rasa berat, lengket, atau tidak segar.<\/p>\n<h3><strong>12. Folikel Rambut Dapat Tersumbat oleh Penumpukan<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak dan residu produk yang menumpuk dapat mengganggu kebersihan di sekitar folikel rambut.<\/p>\n<h3><strong>13. Rambut Lebih Mudah Menggumpal<\/strong><\/h3>\n<p>Minyak berlebih dapat membuat helaian rambut saling menempel dan lebih sulit dipisahkan.<\/p>\n<h3><strong>14. Dapat Memperburuk Masalah Kulit Kepala Tertentu<\/strong><\/h3>\n<p>Orang dengan kulit kepala berminyak atau kondisi kulit kepala tertentu mungkin mengalami gejala yang lebih mengganggu jika kebersihannya tidak terjaga.<\/p>\n<h3><strong>15. Rambut Terlihat Kurang Terawat<\/strong><\/h3>\n<p>Kombinasi minyak, kotoran, bau, dan residu produk dapat membuat rambut terlihat kurang bersih dan segar.<\/p>\n<p>Tidak ada aturan bahwa semua orang harus keramas setiap hari. Frekuensi yang tepat bergantung pada kondisi kulit kepala, jenis rambut, aktivitas, dan penggunaan produk rambut. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>sunsilk, dove<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/924237\/15-dampak-jarang-keramas-untuk-rambut\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Dampak Jarang Keramas untuk Rambut(magnifik) KERAMAS adalah kegiatan membersihkan rambut dan kulit kepala menggunakan air serta produk pembersih seperti sampo untuk menghilangkan keringat, minyak, debu, sel kulit mati, dan sisa produk perawatan rambut. Keramas secara tepat dapat membantu menjaga kebersihan dan kesehatan rambut serta kulit kepala. 1. Rambut Lebih Berminyak Minyak alami atau sebum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-90730","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90730"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90730\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}