{"id":90686,"date":"2026-08-20T21:12:27","date_gmt":"2026-08-20T14:12:27","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/benarkah-nyamuk-makin-banyak-saat-kemarau-cek-faktanya\/"},"modified":"2026-08-20T21:12:27","modified_gmt":"2026-08-20T14:12:27","slug":"benarkah-nyamuk-makin-banyak-saat-kemarau-cek-faktanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/benarkah-nyamuk-makin-banyak-saat-kemarau-cek-faktanya\/","title":{"rendered":"Benarkah Nyamuk Makin Banyak saat Kemarau Cek Faktanya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/20\/1787234776_085bf595713d2a5428ba.jpeg\" alt=\"Benarkah Nyamuk Makin Banyak saat Kemarau? Cek Faktanya\"\/><figcaption>Benarkah populasi nyamuk meningkat saat kemarau?(Dok. Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>NYAMUK sering kali terasa lebih mengganggu saat cuaca panas dan kering, memicu anggapan bahwa populasinya meningkat selama <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/musim-kemarau\" title=\"Musim Kemarau\">musim kemarau<\/a>. Namun, berdasarkan data yang dihimpun, kemunculan serangga ini tidak hanya bergantung pada pergantian musim, melainkan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara suhu, kelembapan, dan ketersediaan tempat penampungan air.<\/p>\n<p>Kajian dalam jurnal <i>Berita Biologi<\/i> dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/brin\" title=\"BRIN\">BRIN<\/a>) menunjukkan bahwa kepadatan nyamuk <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/aedes-aegypti\" title=\"Aedes Aegypti\">Aedes aegypti<\/a><\/i> sebenarnya cenderung lebih tinggi pada musim hujan. Hal ini dikarenakan curah hujan yang tinggi mendukung kelangsungan hidup dan reproduksi nyamuk melalui terciptanya banyak genangan alami.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Meski demikian, musim kemarau tidak membuat nyamuk menghilang sepenuhnya. Nyamuk <i>Aedes aegypti<\/i> tetap dapat berkembang biak di wadah buatan manusia yang menampung air di sekitar rumah. Bahkan, penelitian yang terindeks PubMed di Jawa Tengah mengonfirmasi bahwa vektor dengue tetap ditemukan di berbagai lokasi dan ketinggian meskipun wilayah tersebut sedang mengalami kekeringan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/710344\/ini-alasan-nyamuk-pada-musim-kemarau-lebih-menggila-dan-ganas\" title=\"Ini Alasan Nyamuk Pada Musim Kemarau Lebih Menggila dan Ganas\" target=\"_blank\">Ini Alasan Nyamuk Pada Musim Kemarau Lebih Menggila dan Ganas<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menariknya, kondisi kering justru dapat mengubah <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/perilaku-nyamuk\" title=\"perilaku nyamuk\">perilaku nyamuk<\/a> menjadi lebih agresif. Studi mengenai perilaku vektor menunjukkan bahwa paparan kondisi kering mendorong nyamuk meningkatkan aktivitas mencari darah untuk memenuhi kebutuhan fisiologisnya. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat merasa nyamuk &#8220;semakin banyak&#8221; karena frekuensi gigitan yang meningkat, meski populasinya secara keseluruhan mungkin tidak bertambah.<\/p>\n<p>Faktor lingkungan rumah memegang peran krusial selama kemarau. Kebiasaan masyarakat menyimpan air dalam ember, bak penampungan, atau pot tanaman saat debit air berkurang justru menciptakan tempat perkembangbiakan jentik yang ideal. Oleh karena itu, persepsi peningkatan jumlah nyamuk saat kemarau sangat bergantung pada kondisi sanitasi di setiap wilayah.<\/p>\n<p>Pengendalian nyamuk harus tetap dilakukan sepanjang tahun tanpa bergantung pada musim. Masyarakat diimbau untuk rutin menerapkan langkah menguras, menutup, dan menyingkirkan barang bekas (3M) guna meminimalisasi risiko penyakit seperti <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/demam-berdarah\" title=\"demam berdarah\">demam berdarah<\/a> dengue (DBD) yang tetap mengintai di tengah cuaca panas. (Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)\/Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/924173\/benarkah-nyamuk-makin-banyak-saat-kemarau-cek-faktanya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benarkah populasi nyamuk meningkat saat kemarau?(Dok. Magnific) NYAMUK sering kali terasa lebih mengganggu saat cuaca panas dan kering, memicu anggapan bahwa populasinya meningkat selama musim kemarau. Namun, berdasarkan data yang dihimpun, kemunculan serangga ini tidak hanya bergantung pada pergantian musim, melainkan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara suhu, kelembapan, dan ketersediaan tempat penampungan air. Kajian dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90687,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-90686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90686"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90686\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90687"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}