{"id":9056,"date":"2024-07-12T02:14:04","date_gmt":"2024-07-12T02:14:04","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/12\/pemimpin-nato-sebut-tiongkok-sebagai-penggerak-utama-perang-rusia-ukraina\/"},"modified":"2024-07-12T02:14:04","modified_gmt":"2024-07-12T02:14:04","slug":"pemimpin-nato-sebut-tiongkok-sebagai-penggerak-utama-perang-rusia-ukraina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/12\/pemimpin-nato-sebut-tiongkok-sebagai-penggerak-utama-perang-rusia-ukraina\/","title":{"rendered":"Pemimpin NATO Sebut Tiongkok sebagai Penggerak Utama Perang Rusia-Ukraina"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/bc23088d8a37bc878ad27ec5d90ebbc2.jpeg\" alt=\"Pemimpin NATO Sebut Tiongkok sebagai \" penggerak=\"\" utama=\"\" perang=\"\" rusia-ukraina=\"\"\/><figcaption>Para pemimpin NATO menyebut Tiongkok sebagai \u201cpenggerak utama\u201d dalam perang Rusia melawan Ukraina.(Akun X\/@Potus)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PARA pemimpin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nato\" title=\"NATO\" rel=\"dofollow\">NATO<\/a> menyebut <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tiongkok\" title=\"Tiongkok\" rel=\"dofollow\">Tiongkok<\/a> sebagai \u201cpenggerak utama\u201d dalam perang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rusia\" title=\"Rusia\" rel=\"dofollow\">Rusia<\/a> melawan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ukraina\" title=\"Ukraina\" rel=\"dofollow\">Ukraina<\/a>, Rabu kemarin, saat aliansi pertahanan tersebut menguatkan sikapnya terhadap Beijing dan tantangan sistemik yang mereka klaim ditimbulkan terhadap keamanan negara-negara mereka.<\/p>\n<p>Deklarasi bersama ini menandai nada yang paling tegas dari NATO terkait peran Tiongkok dalam perang yang telah menggugah aliansi berusia 75 tahun ini, yang merayakan ulang tahunnya minggu ini dengan pertemuan puncak para pemimpin selama tiga hari di Washington yang dipimpin Presiden AS Joe Biden.\n<\/p>\n<p>Kemitraan Tiongkok yang \u201ctanpa batas\u201d dengan Rusia dan \u201cdukungan besar-besaran untuk basis industri pertahanan Rusia\u201d dikatakan telah memungkinkan Moskow untuk melanjutkan perang mereka, demikian pernyataan para pemimpin NATO, yang mendesak Beijing untuk \u201cmenghentikan semua dukungan material dan politik untuk upaya perang Rusia.\u201d <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/674147\/as-nilai-perlu-lebih-banyak-sanksi-untuk-rusia\" title=\"AS Nilai Perlu Lebih Banyak Sanksi untuk Rusia\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">AS Nilai Perlu Lebih Banyak Sanksi untuk Rusia<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>AS dan para pemimpin Eropa dalam beberapa bulan terakhir telah menuduh Tiongkok memperkuat sektor pertahanan Rusia melalui ekspor barang-barang yang dapat digunakan ganda. Beijing membantah telah menyuplai senjata dan menegaskan bahwa mereka menjaga kontrol ketat terhadap barang-barang tersebut.\n<\/p>\n<p>Para pemimpin NATO juga menjelaskan dengan lebih rinci dibandingkan sebelumnya tentang kekhawatiran mereka terhadap kemampuan dan kegiatan Tiongkok yang berkembang di luar angkasa, serta mengulangi kekhawatiran mereka sebelumnya tentang apa yang mereka sebut sebagai \u201caktivitas siber dan hibrida yang berbahaya\u201d dari Beijing, termasuk disinformasi, serta \u201cperluasan\u201d cepat dari arsenal nuklir.\n<\/p>\n<p>\u201cKami tetap terbuka untuk keterlibatan yang konstruktif dengan Tiongkok, termasuk untuk membangun transparansi timbal balik dengan tujuan melindungi kepentingan keamanan Aliansi,\u201d kata pernyataan itu, merujuk pada Tiongkok dengan inisial nama resminya. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/617365\/nato-beri-ukraina-rp39-triliun-untuk-beli-amunisi\" title=\"NATO Beri Ukraina Rp39 Triliun untuk Beli Amunisi\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">NATO Beri Ukraina Rp39 Triliun untuk Beli Amunisi<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>\u201cPada saat yang sama, kami meningkatkan kesadaran bersama kami, memperkuat ketahanan dan kesiapan kami, serta melindungi dari taktik koersif dan upaya Tiongkok untuk membagi Aliansi.\u201d\n<\/p>\n<p>Deklarasi para pemimpin NATO pada hari Rabu ini muncul ketika aliansi yang beranggotakan 32 negara dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan keterlibatannya dengan sekutu-sekutu AS di Asia dan semakin melihat keamanan mereka sebagai terkait dengan kawasan tersebut, meskipun negara-negara anggotanya memiliki kebijakan yang berbeda-beda terhadap Tiongkok.\n<\/p>\n<p>Untuk tahun ketiga berturut-turut, para pemimpin dari Selandia Baru, Jepang, dan Korea Selatan menghadiri pertemuan puncak pemimpin NATO sebagai tanda semakin eratnya hubungan antara aliansi tersebut dengan negara-negara itu, serta Australia. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/614157\/sekjen-nato-peringatkan-perang-panjang-di-ukraina\" title=\"Sekjen NATO Peringatkan Perang Panjang di Ukraina\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Sekjen NATO Peringatkan Perang Panjang di Ukraina<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<h2>Hubungan Tiongkok dan Rusia<\/h2>\n<p>Beijing telah memperdalam hubungan politik, ekonomi, dan militer dengan Moskow sejak Presiden Vladimir Putin dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping, Februari 2022 mendeklarasikan kemitraan \u201ctanpa batas\u201d selama kunjungan Putin ke ibu kota Tiongkok, beberapa minggu sebelum invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina.\n<\/p>\n<p>Tiongkok telah melampaui Uni Eropa untuk menjadi mitra dagang utama Rusia, menawarkan dukungan vital bagi ekonominya yang terkena sanksi berat pasca-invasi tersebut, sementara kedua negara bersenjata nuklir tersebut terus mengadakan latihan militer bersama.\n<\/p>\n<p>Sementara itu, Tiongkok mengklaim sebagai pihak netral dalam perang ini dan berusaha untuk posisinya sebagai perantara perdamaian potensial, meskipun para pemimpin AS dan Eropa semakin khawatir tentang apa yang mereka sebut sebagai dukungan Beijing terhadap Moskow melalui bantuan ekonomi dan diplomatik, serta penyediaan barang-barang yang dapat digunakan ganda. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/607590\/serbia-mendekat-ke-ukraina-menjauh-dari-rusia\" title=\"Serbia Mendekat ke Ukraina, Menjauh dari Rusia\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Serbia Mendekat ke Ukraina, Menjauh dari Rusia<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Pada Kamis, Tiongkok mengkritik pernyataan NATO sebagai \u201cdipenuhi dengan mentalitas Perang Dingin dan retorika permusuhan,\u201d dan mengatakan pernyataan tersebut \u201cprovokatif dengan kebohongan dan fitnah yang jelas.\u201d\n<\/p>\n<p>\u201cTiongkok bukanlah penyebab krisis Ukraina. Posisi Tiongkok tentang Ukraina adalah terbuka dan jujur. Kami bertujuan untuk mempromosikan dialog perdamaian dan mencari penyelesaian politik,\u201d kata pernyataan dari misi Tiongkok ke Uni Eropa.\n<\/p>\n<p>Pernyataan Tiongkok juga mengulangi posisi Beijing bahwa mereka tidak pernah menyediakan senjata mematikan dalam konflik ini dan memiliki kontrol ekspor barang ganda yang ketat, membela perdagangan mereka dengan Rusia sebagai \u201cnormal.\u201d\n<\/p>\n<p>AS dan pemimpin Eropa dalam beberapa bulan terakhir telah mengangkat alarm bahwa ekspor-ekspor tersebut sedang menghidupkan kembali sektor pertahanan Rusia dan memungkinkan Rusia untuk bertahan meskipun ada sanksi internasional yang berat. AS mengatakan ekspor barang ganda secara spesifik memungkinkan produksi tank, amunisi, dan kendaraan lapis baja.\n<\/p>\n<p>Baik AS maupun UE telah menjatuhkan sanksi terhadap entitas-entitas Tiongkok yang mereka tuduh mendukung upaya perang tersebut.\n<\/p>\n<p>Kemudian pada hari Kamis, Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga mengutuk deklarasi tersebut, dengan juru bicara yang menyebut NATO sebagai \u201cancaman besar\u201d bagi dunia dan mengulangi klaim Beijing bahwa aliansi tersebut sedang \u201cmenyulut api\u201d perang di Ukraina.\n<\/p>\n<h2>Fokus NATO yang Semakin Meningkat pada Asia<\/h2>\n<p>Deklarasi para pemimpin NATO ini adalah langkah terbaru dalam apa yang telah menjadi penguatan sikap aliansi tersebut terhadap Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir.\n<\/p>\n<p>Para pemimpin NATO pertama kali menyebut perlunya bersama-sama menghadapi \u201ckesempatan dan tantangan\u201d yang ditimbulkan Tiongkok dalam deklarasi tahun 2019, sebelum beralih untuk menyebut \u201ctantangan sistemik\u201d yang ditimbulkan oleh negara tersebut tahun 2021.\n<\/p>\n<p>Perubahan sikap ini datang bersamaan dengan peningkatan fokus kebijakan AS pada Indo-Pasifik di tengah persaingan yang semakin dalam dengan Beijing, karena Tiongkok di bawah kepemimpinan Xi telah semakin agresif di kawasan tersebut dan dalam kebijakan luar negerinya yang lebih luas.\n<\/p>\n<p>Perhatian NATO terhadap Asia juga dipercepat dalam dua setengah tahun terakhir oleh garis-garis geopolitis yang semakin tajam setelah invasi Rusia ke Ukraina dan hubungan yang semakin erat antara Kremlin dengan tidak hanya Tiongkok, tetapi juga Korea Utara dan Iran.\n<\/p>\n<p>Para pemimpin NATO, Rabu, mengatakan Pyongyang dan Teheran \u201cmembakar\u201d perang Rusia melalui \u201cdukungan militer langsung,\u201d dan mengutuk ekspor Korea Utara dari \u201cpeluru artileri dan rudal balistik\u201d ke Rusia.\n<\/p>\n<p>\u201cIndo-Pasifik adalah penting bagi NATO, mengingat perkembangan di kawasan itu secara langsung mempengaruhi keamanan Euro-Atlantik,\u201d kata para pemimpin dalam deklarasi mereka.\n<\/p>\n<p>\u201cKami memperkuat dialog untuk menangani tantangan lintas kawasan dan meningkatkan kerja sama praktis kami, termasuk melalui proyek-proyek utama di bidang mendukung Ukraina, pertahanan siber, melawan disinformasi, dan teknologi,\u201d kata deklarasi itu.\n<\/p>\n<p>Beijing telah mengamati dengan curiga seiring dengan meningkatnya keterlibatan NATO dengan kekuatan-kekuatan lain di Asia-Pasifik. Tiongkok secara luas dipandang pengamat sebagai berusaha untuk menjadi kekuatan dominan di kawasan tersebut dan menanggapi kehadiran AS di sana, saat Washington memperkuat kemitraan dan kepentingan keamanannya di Indo-Pasifik.\n<\/p>\n<p>Tiongkok dan Rusia juga telah bersatu dalam penentangan mereka terhadap NATO, sebagai bagian dari aspirasi lebih luas dari keduanya untuk merombak tatanan dunia yang mereka anggap tidak adil didominasi AS, dan keduanya telah menyalahkan aliansi keamanan Barat karena memprovokasi Moskow untuk menginvasi Ukraina.\n<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Kamis, misi Uni Eropa Tiongkok menyerukan kepada NATO untuk \u201cmemperbaiki persepsi salahnya tentang Tiongkok,\u201d dan \u201cmeninggalkan mentalitas Perang Dingin dan permainan hasil nol.\u201d\n<\/p>\n<p>\u201cKawasan Asia-Pasifik adalah tempat untuk perkembangan damai, bukan medan pertarungan untuk persaingan geopolitis \u2026 NATO seharusnya tidak menjadi pengacau perdamaian dan stabilitas di Asia-Pasifik,\u201d kata pernyataan tersebut. (CNN\/Z-3)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/684519\/pemimpin-nato-sebut-tiongkok-sebagai-penggerak-utama-perang-rusia-ukraina\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para pemimpin NATO menyebut Tiongkok sebagai \u201cpenggerak utama\u201d dalam perang Rusia melawan Ukraina.(Akun X\/@Potus) PARA pemimpin NATO menyebut Tiongkok sebagai \u201cpenggerak utama\u201d dalam perang Rusia melawan Ukraina, Rabu kemarin, saat aliansi pertahanan tersebut menguatkan sikapnya terhadap Beijing dan tantangan sistemik yang mereka klaim ditimbulkan terhadap keamanan negara-negara mereka. Deklarasi bersama ini menandai nada yang paling [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9057,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-9056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9056"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9056\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}