{"id":90412,"date":"2026-08-20T08:19:38","date_gmt":"2026-08-20T01:19:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/waspada-heat-stroke-gejala-dampak-kerusakan-organ-dan-cara-penanganan-darurat\/"},"modified":"2026-08-20T08:19:38","modified_gmt":"2026-08-20T01:19:38","slug":"waspada-heat-stroke-gejala-dampak-kerusakan-organ-dan-cara-penanganan-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/waspada-heat-stroke-gejala-dampak-kerusakan-organ-dan-cara-penanganan-darurat\/","title":{"rendered":"Waspada Heat Stroke Gejala, Dampak Kerusakan Organ, dan Cara Penanganan Darurat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/20\/1787187309_1f5a3f17da0e8cfc00ff.jpg\" alt=\"Waspada Heat Stroke: Gejala, Dampak Kerusakan Organ, dan Cara Penanganan Darurat\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DOKTER spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD, menekankan pentingnya penanganan segera terhadap <em><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/heat-stroke\" title=\"Heat stroke\">heat stroke<\/a><\/em> atau serangan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/panas\" title=\"panas\">panas<\/a>. Kondisi ini merupakan kegawatdaruratan medis yang jika dibiarkan dapat memicu kerusakan organ hingga berakibat fatal.<\/p>\n<p>Faisal menjelaskan bahwa <em>heat stroke<\/em> terjadi ketika tubuh gagal mengatur dan membuang panas, sehingga suhu tubuh meningkat secara drastis dan berlebihan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;<em>Heat stroke<\/em> membutuhkan penanganan segera untuk menurunkan suhu tubuh dan mencegah kerusakan organ,&#8221; ujar Faisal, dikutip Kamis (20\/8).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/921614\/ini-cara-penanganan-heat-stroke-menurut-medis\" title=\"Ini Cara Penanganan Heat Stroke Menurut Medis\" target=\"_blank\">Ini Cara Penanganan Heat Stroke Menurut Medis<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Dampak dan Risiko Kerusakan Organ<\/h3>\n<p>Peningkatan suhu tubuh yang tidak terkendali dapat mengganggu fungsi berbagai organ vital. Keterlambatan dalam memberikan pertolongan pertama meningkatkan risiko komplikasi serius yang berujung pada kematian.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; border: 1px solid #ddd; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Aspek Terpengaruh<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Dampak Kerusakan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Organ Vital<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gangguan fungsi otak, ginjal, dan hati.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Sistem Tubuh<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Masalah pada otot dan gangguan sistem pembekuan darah.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Risiko Tertinggi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Kematian akibat kegagalan multiorgan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Langkah Penanganan Darurat<\/h3>\n<p>Tujuan utama penanganan <em>heat stroke<\/em> adalah menurunkan suhu tubuh secepat mungkin melalui proses pendinginan aktif. Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Dr. Hermawan Saputra, SKM., MARS., CICS., memberikan panduan langkah awal jika menemui gejala serangan panas.<\/p>\n<p>Berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama yang disarankan:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pindah ke Tempat Teduh:<\/strong> Segera cari lokasi yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pendinginan Aktif:<\/strong> Gunakan kompres dingin memakai kain basah, air dingin, atau es pada tubuh.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Identifikasi Gejala:<\/strong> Waspadai jika muncul rasa pusing, kulit memerah, pening, atau mual saat beraktivitas di lingkungan panas.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Pantau Suhu Tubuh:<\/strong> Jika suhu badan mencapai atau melebihi 40 derajat Celsius, kondisi tersebut sudah tidak normal dan harus segera diatasi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Hermawan menyarankan agar individu yang mengalami gejala berat segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Di sana, tenaga medis akan membantu menstabilkan kondisi pasien serta melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana dampak peningkatan suhu terhadap kondisi organ dalam. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/923856\/waspada-heat-stroke-gejala-dampak-kerusakan-organ-dan-cara-penanganan-darurat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) DOKTER spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD, menekankan pentingnya penanganan segera terhadap heat stroke atau serangan panas. Kondisi ini merupakan kegawatdaruratan medis yang jika dibiarkan dapat memicu kerusakan organ hingga berakibat fatal. Faisal menjelaskan bahwa heat stroke terjadi ketika tubuh gagal mengatur dan membuang panas, sehingga suhu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90413,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-90412","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90412","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90412"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90412\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}