{"id":90330,"date":"2026-08-20T03:25:40","date_gmt":"2026-08-19T20:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/penerbit-kartu-kredit-indonesia-segmen-ritel-terus-bertambah\/"},"modified":"2026-08-20T03:25:40","modified_gmt":"2026-08-19T20:25:40","slug":"penerbit-kartu-kredit-indonesia-segmen-ritel-terus-bertambah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/08\/20\/penerbit-kartu-kredit-indonesia-segmen-ritel-terus-bertambah\/","title":{"rendered":"Penerbit Kartu Kredit Indonesia Segmen Ritel terus Bertambah"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/08\/19\/1787150145_70e3bd2354a4b8d05e38.jpeg\" alt=\"Penerbit Kartu Kredit Indonesia Segmen Ritel terus Bertambah\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Deputi Gubernur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bank-indonesia\" title=\"Bank Indonesia\">Bank Indonesia<\/a> (BI) Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) kategori <em>second mover<\/em> telah mulai mendaftarkan diri sebagai penerbit (<em>issuer<\/em>) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kartu-kredit\" title=\"Kartu Kredit\">Kartu Kredit<\/a> Indonesia (KKI) segmen ritel. Langkah ini dipastikan akan menambah ketersediaan pasokan (<em>supply<\/em>) layanan KKI di masyarakat, baik dari sektor perbankan maupun non-bank.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini <em>second mover<\/em> sudah mulai mendaftar dan mudah-mudahan ini akan segera banyak menambah PJP yang menjadi <em>issuer<\/em>. Ini dari sisi <em>supply<\/em>,&#8221; ujar Filianingsih dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (19\/8).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Hingga saat ini, tercatat sudah ada delapan bank <em>first mover<\/em> yang resmi menjadi penerbit KKI. Kedelapan bank tersebut adalah BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Mega, serta BSI yang tengah mengembangkan KKI berbasis Syariah.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/923723\/bi-perluas-kki-segmen-ritel-jadi-alternatif-pembayaran-tertunda\" title=\"BI Perluas KKI Segmen Ritel, jadi Alternatif Pembayaran Tertunda\" target=\"_blank\">BI Perluas KKI Segmen Ritel, jadi Alternatif Pembayaran Tertunda<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Tiga Tahap Implementasi KKI Ritel<\/h3>\n<p>Filianingsih menjelaskan bahwa implementasi KKI segmen ritel dilakukan secara bertahap guna memastikan kesiapan sistem dan keamanan transaksi. Berikut adalah tiga tahap pengembangannya:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Tahap Pertama:<\/strong> Peluncuran kartu digital yang terintegrasi dengan QRIS. Masyarakat dapat memilih kartu kredit sebagai sumber dana (<em>source of fund<\/em>) saat bertransaksi melalui QRIS, selain menggunakan tabungan atau uang elektronik.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Tahap Kedua:<\/strong> Pengembangan kartu kredit digital untuk transaksi daring (<em>online<\/em>), termasuk untuk kebutuhan pembayaran di platform <em>e-commerce<\/em>.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Tahap Ketiga:<\/strong> Penerbitan kartu fisik KKI untuk penggunaan konvensional.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>BI menekankan bahwa skema ini bersifat inklusif. Seluruh bank maupun lembaga non-bank yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan diri sebagai penerbit KKI, tergantung pada kesiapan infrastruktur masing-masing institusi.<\/p>\n<h3>Alternatif Pembayaran Tertunda (Deferred Payment)<\/h3>\n<p>KKI segmen ritel merupakan pengembangan dari KKI segmen pemerintah yang sebelumnya telah sukses digunakan untuk transaksi pemerintah pusat dan daerah. Kehadiran KKI ritel bertujuan memberikan alternatif instrumen pembayaran <em>deferred payment<\/em> atau pembayaran tertunda bagi masyarakat luas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/922797\/transaksi-kartu-kredit-indonesia-segmen-pemerintah-melonjak-695-persen\" title=\"Transaksi Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah Melonjak 69,5 Persen\" target=\"_blank\">Transaksi Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah Melonjak 69,5 Persen<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jadi masyarakat mempunyai alternatif alat pembayaran yang semakin beragam, mau yang tertunda ataupun yang langsung, <em>cash<\/em> atau langsung dipotong saldonya,&#8221; tambah Filianingsih.<\/p>\n<p>Selain inklusivitas, KKI dirancang dengan prinsip interoperabilitas. Hal ini memungkinkan satu mesin <em>Electronic Data Capture<\/em> (EDC) dapat menerima berbagai jenis kartu kredit KKI dari penerbit yang berbeda. Konsep ini serupa dengan QRIS, di mana satu kode QR dapat dipindai oleh berbagai aplikasi pembayaran.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, KKI segmen ritel resmi diluncurkan oleh BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada Senin (17\/8), bertepatan dengan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengembangan ini juga mendapat dukungan penuh dari Asosiasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kartu-kredit-indonesia\" title=\"Kartu kredit indonesia\">Kartu Kredit Indonesia<\/a> (AKKI) dan Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP). (Ant\/E-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/923761\/penerbit-kartu-kredit-indonesia-segmen-ritel-terus-bertambah\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta mengungkapkan bahwa sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) kategori second mover telah mulai mendaftarkan diri sebagai penerbit (issuer) Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel. Langkah ini dipastikan akan menambah ketersediaan pasokan (supply) layanan KKI di masyarakat, baik dari sektor perbankan maupun non-bank. &#8220;Saat ini second mover sudah mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":90331,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-90330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=90330"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/90330\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/90331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=90330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=90330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=90330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}